OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan, KPK Tangkap 4 Orang

Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU Wahyu Setiawan terciduk dalam operasi tangkap tangan atau OTT KPK, Rabu (8/1/2020).

OTT Komisioner KPU Wahyu Setiawan, KPK Tangkap 4 Orang
KOMPAS.com/Devina Halim
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan saat ditemui di Hotel Mercure Sabang, Jakarta Pusat, Jumat (15/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU Wahyu Setiawan terciduk dalam operasi tangkap tangan atau OTT KPK, Rabu (8/1/2020).

Dalam OTT tersebut, KPK menangkap sebanyak empat orang.

Namun, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengaku belum mengetahui identitas tiga orang lain yang ditangkap bersama Wahyu tersebut.

"Saya baru dapat informasi empat orang tadi yang diamankan. Baru disebutkan yaitu WS. Apakah ada politikus, siapa namanya, saya belum dapat informasi," kata Alex dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Rabu malam.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan Kena OTT KPK, Segini Harta Kekayaannya, Punya Banyak Tanah dan Mobil

Alex menuturkan, keempat orang tersebut masih dperiksa secara intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Ia pun mengaku belum mendapat info lebih detil terkait operasi tangkap tangan tersebut, misalnya terkait perkara ataupun jumlah uang yang disita.

"KPK punya waktu 1x24 jam untuk mengklarifikasi terhadap kegiatan tangkap tangan tersebut, termasuk juga penerimaan uang pada besok siang," kata Alex.

Diberitakan, Komisioner KPU Wahyu Setiawan ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan. Penangkapan Wahyu diduga terkait transaksi suap.

"Kita melakukan penangkapan terhadap para pelaku yang sedang melakukan tindak pidana korupsi berupa suap," kata Ketua KPK Firli Bahuri kepada Kompas.com. (Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Komisioner KPU Terkena OTT KPK, Jumlah Hartanya Bikin Tercengang

Punya 9 bidang tanah dan 6 mobil

Komisioner Komisi Pemilihan Umum atau KPU yang tertangkap OTT KPK pada Rabu (8/1/2020), Wahyu Setiawan, memilik harta kekayaan sebanyak Rp 12.812.000.000.

Halaman
12
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved