Selasa, 2 Juni 2026

Satwa Liar di Rumah Sepupu Raffi Ahmad

BKSDA Jabar Pastikan Alshad Ahmad Punya Izin Penangkaran Satwa Liar, Bukan Harimau Sumatera

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar Ammi Nurwati‎ memastikan kepemilikan harimau

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
Tribunjabar/Mega Nugraha
Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar Ammi Nurwati‎ 

Puluhan orang terlihat menyaksikan harimau dikeluarkan dari peti seberat 350 kilogram.

"Satu ekor udah dateng, satu ekor lagi. Kita tunggu satu ekor lagi okay?. Makanya pantengin terus youtube gw," ujar sepupu dari artis ternama Indonesia, Raffi Ahmad, dalam video itu, di Kota Bandung, Minggu (5/1/2020).

 Sawah dan Saluran Irigasi Longsor di Legoksari Purwakarta, 200 Hektare Sawah Bisa Gagal Tanam

Dalam video, berulang kali Alshad Ahmad mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait yang telah mengupayakan harimau benggala itu kembali ke kediamannya di Bandung.

Dari tontonan video tersebut mendapat kritik keras dari Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I Jabar).

"Kurang sepakat, karena mengarah terhadap pendidikan dan asumsi salah kaprah nantinya. Dan orang-orang berduit jadinya berkeinginan hal yang sama. Kami minta dihapus semuanya," ujar Koordinator FK3I, Dedi Kurniawan kepada Tribun Jabar.

Menurutnya, yang boleh mempertontonkan satwa hanya yang mempunyai izin Lembaga Konservasi (LK) dan mempunyai izin peragaan.

 Tarif Parkir Motor di Kota Tasikmalaya Naik Jadi Rp 3.000, Mobil Jadi Rp 4.000, Warga Pun Protes

"Apakah tempat ini sudah ada izin tersebut atau hanya penangkaran. Izin penangkaran ini apakah sesuai tata ruang kota? Beberapa pertanyaan akan kami lontarkan kepada BBKSDA pada Senin besok," katanya.

Selain itu, pihaknya menyoroti luasan kandang binatang, tenaga ahli, fasilitas kesehatan, laporan bulanan, hingga asal usul satwa itu dibeli dari siapa dan berapa harganya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved