TPA Sarimukti Masih Mampu Tampung Sampah Bekas Banjir Bandang dan Sisa Tahun Baru

Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB)

TPA Sarimukti Masih Mampu Tampung Sampah Bekas Banjir Bandang dan Sisa Tahun Baru
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Anggota Kodim 0609/Kabupaten Bandung dan anggota Polres Cimahi saat membersihkan sampah dan lumpur di lokasi banjir bandang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Unit Pelayanan Teknis (UPT) Kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan TPA Sarimukti masih mampu menampung puluhan ton sampah sisa banjir bandang dan sampah sisa perayaan tahun baru.

Hingga saat ini, UPT Kebersihan sudah mengangkut sebanyak 58 ton sampah sisa banjir badang dan 12 ton sampah sisa perayaan tahun baru yang diangkut dari Alun-alun Lembang dan Alun-alun Cililin.

Kepala UPT Kebersihan pada DLH KBB, Rudi Huntadi, mengatakan, terkait hal ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) TPA Sarimukti.

"Meski ada peningkatan volume sampah yang signifikan karena ada sampah sisa banjir bandang dan sampah sisa perayaan tahun baru, TPA Sarimukti masih bisa menampung," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar, Minggu (5/1/2020).

Viral, Harimau Benggala di Rumah Sepupu Raffi Ahmad, Diprotes Penyayang Binatang

Pembuangan sampah dari KBB, TPA Sarimukti bisanya menampung sebanyak 140 hingga 145 ton per hari dan untuk saat ini ditambah sampah sisa banjir dan perayaan tahun baru yang hingga saat ini belum semuanya diangkut.

Sedangkan, secara keseluruhan pembuangan sanpah ke TPA Sarimukti dari wilayah Bandung raya, seperti Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan KBB mencapai 1.700 ton per hari.

"Kapasitasnya TPA Sarimukti masih ideal, meskipun kita belum selesai mengangkut semua sampah bekas banjir Bandang," kata Rudi.

Sawah dan Saluran Irigasi Longsor di Legoksari Purwakarta, 200 Hektare Sawah Bisa Gagal Tanam

Untuk sistem pengelolaan sampah di TPA Sarimukti menggunakan sisten controlled landfill. Dalam sistem tersebut, sampah yang dibuang akan ditimbun dengan tanah dalam waktu sepekan, kemudian tanah tersebut akan kembali digunakan untuk pembuangan sampah.

TPA Sarimukti memiliki empat zona dengan luas total mencapai 25 hektare. Untuk saat ini masih ada satu zona yang masih digunakan sebagai lokasi tempat penampungan sampah, yakni zona empat.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved