Pemkab Tasikmalaya Tanggung Pengobatan Korban Keracunan Manonjaya, Sebagian Besar Masih Dirawat
Pemkab Tasikmalaya tanggung biaya pengobatan korban keracunan di Manonjaya. Sebagian besar masih dirawat.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya akan menanggung seluruh biaya perawatan puluhan korban keracunan di Kampung/Desa Cihaur, Kecamatan Manonjaya.
"Pemkab menanggung seluruh biaya perawatan korban. Hal itu sudah ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan kemarin," kata Kepala Puskesmas Manonjaya, Ijang Budiana Nur, saat ditemui Jumat (3/1/2019).
Seperti diketahui, sekitar 53 warga Desa Cihaur keracunan seusai menyantap nasi dus syukuran rumah seorang warga, Selasa (31/12/2019) malam.
Keesokan harinya mereka menderita mual, pusing, sakit perut, muntah serta diare.
Sebanyak 43 warga terpaksa dilarikan ke puskesmas.
Hingga Jumat siang, sebagian besar korban masih menjalani perawatan di Puskesmas Manonjaya.

"Masih ada sekitar 36 warga lagi yang menjalani rawat inap," kata seorang petugas puskesmas, saat ditemui di lokasi.
Disebutkan, delapan warga sudah pulang karena kondisinya sudah pulih.
Ada dua orang yang pulang paksa, tapi kembali dirawat karena kondisi kesehatannya turun kembali.
Dede Hera (18), salah seorang korban yang sempat pulang dan dirawat lagi, mengatakan, dia meminta pulang karena kondisinya jauh membaik.

"Saya minta pulang karena hanya tinggal merasa pusing dam sedikit mual. Tapi setelah seharian di rumah tidak hilang juga. Akhirnya dirawat lagi," ujarnya.
Ijang menambahkan, hasil uji lab untuk mengetahui penyebab keracunan, kemungkinan baru akan diketahui 7-10 hari ke depan.
"Kami sudah tambahkan sampel baru yaitu muntahan korban. Sampel yang dibawa sebelumnya hanya makanan dari nasi dus," katanya. (firman suryaman)
• ABG Cantik Ini Pun Turut Jadi Korban Keracunan Makanan di Tasikmalaya, Begini Kondisi Sekarang
• UPDATE: Korban Keracunan di Tasikmalaya Capai 53 Orang, Sebagian Korban Dirawat di Koridor Puskesmas