3 Kapal Vietnam Nyaris Ditenggelamkan, Melawan Saat Ditangkap, Dua Kru Ditembak di Pipi dan Kaki
Terjadi perlawanan sengit saat tiga kapal Vietnam yang masuk perairan Indonesia di Wilayah Natuna, ditangkap Polisi Indonesia.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Kisdiantoro
Menteri Susi mengklaim telah menertibkan permasalahan kota terapung yang telah terjadi di wilayah perairan Indonesia sejak dari tahun 2001.
"Sejak 2001 ada banyak ribuan kapal pencuri ikan asing yang beroperasi bebas di laut Indonesia. Kalau malam, di laut itu seperti Negara Terapung di laut kita, yang diisi oleh kapal pencuri ikan," jelas Susi saat memberikan kuliah umum di depan ribuan mahasiswa Universitas Negeri Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Kamis pagi (23/8/2018).
Penenggelaman, jelas dia, merupakan upaya penertiban terhadap para pencuri ikan yang merugikan sumber daya alam Indonesia.
Pimpin Timnas U-23 Indonesia ke 16 Besar, Stefano Lilipaly Tuai Pujian https://t.co/nP2BaPfMj8 via @tribunjabar
— Tribun Jabar (@tribunjabar) August 23, 2018
• Tol Dalam Kota Bandung Bakal Hubungkan Tol Pasirkoja dengan Jalan Surapati
Melalui upayanya tersebut, Susi mengklaim akan membuat kapal-kapal asing yang tak memiliki izin berpikir kembali untuk mencuri ikan di perairan Indonesia.
"Saat ini, perairan Indonesia merupakan perairan yang ditakuti kapal-kapal asing yang berusaha mencuri ikan di perairan kita," ujarnya.
Melalui langkah penenggelaman kapal-kapal pencuri asing, disebut Susi, berimbas pada kembalinya pasokan ikan di perairan Indonesia.
"Sekarang sudah mulai lagi banyak ikan di perairan kita, karena kapal pencuri ikan sudah berkurang," ujarnya.
Bukan saja merugikan bagi para nelayan, kata Susi, aksi pencurian ikan juga merugikan negara.
• Ini Kata Presiden Jokowi Setelah Divonis Bersalah Atas Bencana Asap di Kalimantan