600 Kilogram Gula Ilegal Gagal Diselundupkan dari Malyasia, Ditemukan Anggota TNI di Semak-semak

Sebanyak 600 kilogram gula ilegal yang hendak diselundupkan ke Malaysia ditemukan disembunyikan dalam semak-semak.

Editor: Theofilus Richard
Antaranews
Anggota TNI perbatasan saat mengamankan gula ilegal di perbatasan Indonesia - Malaysia daerah Entikong, wilayah Sanggau Kalimantan Barat 

TRIBUNJABAR.ID - Sebanyak 600 kilogram gula ilegal yang hendak diselundupkan dari Malaysia ditemukan disembunyikan dalam semak-semak.

Gula ilegal yang dikemas dalam 12 karung itu ditemukan anggota TNI Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang di perbatasan Entikong.

Letkol Inf Kukuh Suharwiyono, Dansatgas Pamtas Yonif Raider 641/Bru, mengatakan bahwa penyelundupan gula ilegal tersebut digagalkan saat petugas melakukan patroli di sekitar jalan patok batas negara G 128.

" Gula tersebut ditemukan di jalur tikus perbatasan sektor kanan PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau," kata Kukuh dilansir dari Antara, Senin (23/12/2019).

Lapas Kelas IIB Purwakarta Beri Remisi Khusus bagi 7 Orang Narapidana dan 1 Bebas Bersyarat

Ia menjelaskan, saat di perjalanan, petugas curiga dengan tumpukan karung dalam semak-semak.

"Setelah diperiksa ditemui 12 karung gula pasir dengan berat total 600 kilogram yang diduga akan diselundupkan melalui jalur tikus sektor kanan PLBN Entikong sekitar patok batas negara G.128," jelas Kukuh.

Ia menjelaskan saat ini 12 karung gula pasir ilegal tanpa pemilik tersebut sudah diamankan di Pos Kotis Gabma Entikong dan akan diserahkan kepada Bea Cukai untuk pengembangan dan proses lebih lanjut.

"Kami akan terus meningkatkan upaya pencegahan masuknya barang - barang ilegal ke wilayah Indonesia dengan memperketat pengawasan di jalur - jalur tikus perbatasan," tegas Kukuh. (Kompas.com)

Agar Tak Ngantuk, Polres Majalengka Ajak Pemudik Olahraga dan Bagikan Kopi

Manjakan Penumpang, Pengelola Bandara Kertajati Tampilkan Hiburan Live Musik

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved