Mengungsi ke Rumah Kos yang Belum Selesai Dibangun, Korban Kebakaran Astana Anyar Berharap Bantuan

Kebakaran terjadi di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

Mengungsi ke Rumah Kos yang Belum Selesai Dibangun, Korban Kebakaran Astana Anyar Berharap Bantuan
Tribun Jabar/ Ery Chandra
Suasana warga korban kebakaran saat mengungsi di bangunan kos-kosan dua lantai di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kebakaran terjadi di Gang Pajagalan 5, Jalan Astana Anyar, RT.05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

Akibatnya, sejumlah warga yang menjadi korban kebakaran tersebut harus mengungsi ke sebuah bangunan dua lantai di gang tersebut.

Bangunan tersebut merupakan rumah kos yang belum selesai dibangun.

Puluhan orang menempati kamar-kamar di bangunan itu. Kerabat korban kebakaran terlihat silih berganti menjenguk.

Puluhan Warga Korban Kebakaran di Astana Anyar bandung Mengungsi di Kos Dua Lantai yang Belum Jadi

Satu di antara korban, Hendi Suhendi (49), mengatakan bahwa ia mengungsi ke bangunan tersebut bersama puluhan warga lain.

"Mulai dari anak kecil sampai dewasa, ada puluhan orang mengungsi sementara di sini. Dari kebakaran ini yang kena lebih 50 keluarga. Soalnya dalam satu rumah bisa dihuni lebih dari satu KK," ujar mantan Ketua Rukun Tetangga 05/03, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astana Anyar, Kota Bandung, Minggu (22/12/2019).

Ia mengatakan bahwa akan mengungsi di tempat itu paling lama sekitar satu minggu.

Setelah itu, akan tinggal di rumah anaknya yang berada di Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

"Kami mengungsi sementara setelah diizinkan pemilik rumah kos, Pak Angga Wicaksana," katanya.

Hal serupa disampaikan pengungsi lainnya, Nadira (21).

Dia bersama ayah, ibu, adik, dan saudara sepupunya belum mengetahui hingga kapan berada di tempat tersebut.

Mengingat kondisi tempat tinggal mereka ludes terbakar.

"Kami di sini mulai tadi siang, setelah ngobrol bersama keluarga juga belum tahu sampai kapan mengungsi di sini," ujarnya.

Selain itu ia juga berharap ada orang yang bermurah hati membantu memberi makanan atau tempat tinggal.

Ditinggal Penghuni Berjualan ke Tegalega, Rumah Fanni di Astana Anyar Kebakaran

Penulis: Ery Chandra
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved