Wakepksek Meninggal di Sekolah

Disdik Akan Beri Penghargaan untuk Yusuf, Wakil Kepala SMP di Garut yang Meninggal Saat Isi E-Raport

Disdik akan memberikan penghargaan untuk Yusud, Wakil Kepala SMPN 2 Pangatikan yang meninggal saat isi E-Raport di sekolah.

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong. 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Pendidikan Kabupaten Garut akan memberi penghargaan kepada Yusuf, Wakil Kepala SMPN 2 Pangatikan yang meninggal dunia saat mengisi E-Raport.

Penghargaan tersebut karena Yusuf telah berdedikasi menjalankan tugasnya.

"Kami akan beri penghargaan anumerta kepada almarhum. Akan diberi kenaikan pangkat satu tingkat. Dari golongan IV A menjadi IV B," ucap Kadisdik Garut, Totong saat ditemui di SMPN 1 Sukawening, Selasa (17/12/2019).

Totong akan segera mengajukan pemberian penghargaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Pihaknya sangat kehilangan sosok Yusuf yang memiliki dedikasi tinggi dalam dunia pendidikan.

"Prinsipnya melihat figur guru yang sangat teladan. Almarhum sosok guru yang patut digugu dan ditiru," katanya.

Meski sedang sakit, Yusuf masih bersedia datang ke sekolah mengisi E-Raport.

Sosok Yusuf, diakui Totong menjadi inspirasi bagi guru lain.

"Selain aktif di dunia pendidikan, almarhum juga tokoh masyarakat di kampungnya. Dia aktif di DKM dan pertanian," ujarnya.

Totong menyebut, E-Raport memang baru pertama kali diterapkan.

Masih banyak yang kesulitan mengisinya sehingga memerlukan waktu yang cukup lama.

Wakil Kepala SMP yang Meninggal di Sekolah Dikenal Sosok yang Religius, Sempat Jadi Imam Salat Subuh

BREAKING NEWS: INNALILLAHI, Wakil Kepala SMP di Garut Meninggal Saat Isi E-Raport di Sekolah

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved