Terekam Jelas CCTV Dua Pria Curi Kotak Amal di Masjid Az Zahir Pasir Jengkol Garut
Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Az Zahir Pasir Jengkol, Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Masjid Az Zahir Pasir Jengkol, Kecamatan Sukawening Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan videonya kini beredar di media sosial.
Dalam rekaman berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat dua orang pria berpakaian merah dan hitam masuk ke dalam masjid sekitar pukul 02.26 dini hari, pada Selasa (7/10/2025).
Keduanya tampak berjalan cepat dan sesekali memperhatikan sekitar.
Rekaman CCTV memperlihatkan seorang pelaku mendekati area depan masjid, sementara seorang lainnya terlihat berjaga di dekat pintu.
Tak lama kemudian keduanya kemudian terekam membongkar kotak amal yang dipasang lewat pintu masuk.
Keduanya keluar dari arah pintu berbeda, pria berpakaian hitam terlihat menenteng kotak amal.
• Komisi I DPRD Jabar Dorong Pos Pengaduan Hadir di Setiap Daerah, Cirebon, Garut, Bogor, Menyusul
"Kejadian ini sudah beberapa kali terjadi, kotak amal hilang dicuri," ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Azzahir Pasir Jengkol Dadang kepada Tribunjabar.id, Kamis (9/10/2025).
Ia menyebut pintu masjid memang tidak dikunci pada malam hari untuk memudahkan jamaah yang ingin salat malam.
Dadang mengaku prihatin atas kejadian tersebut dan berharap pelaku segera ditangkap agar tidak terulang di masjid lain.
"Kalo malam memang tak dikunci untuk memudahkan orang salat malam," ujarnya.
Kapolsek Sukawening Iptu Budiman mengatakan pihaknya sudah menerima rekaman CCTV dan sedang melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Ya kejadian tersebut sudah kami ketahui, akan dilakukan langkah-langkah lanjutan," ungkapnya. (*)
| Pemprov Jabar Klaim Kirab Mahkota Binokasih Tak Dibiayai APBD, Herman: Partisipasi dari Banyak Pihak |
|
|---|
| Kasus Razia Rambut SMKN 2 Garut, Prof Cecep: Tegakkan Aturan tapi Tak Boleh Melanggar Aturan |
|
|---|
| Panggil Guru BK dan Siswi SMKN 2 Garut, Dedi Mulyadi Sebut Alasan Cukur Rambut Terlalu Mengada-ada |
|
|---|
| Alasan Guru BP SMKN 2 Garut Potong Rambut Siswi: Akumulasi Keluhan Warga Luar Sekolah dan Emosi |
|
|---|
| Polemik Guru Potong Rambut Siswi di SMKN 2 Garut, Pemkab Pilih Opsi "Wait and See" Terkait Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pencuri-kotak-amal-masjid-id-Garut.jpg)