Dishub Pasang Rambu dan Pintu Perlintasan di Jalur KA Cibatu-Garut, Ini Tanggal Mulai Operasionalnya
Dinas Perhubungan (Dishub) Garut mulai memasang rambu dan pintu perlintasan sebidang di jalur kereta api Cibatu-Garut.
Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Dinas Perhubungan ( Dishub) Garut mulai memasang rambu dan pintu perlintasan sebidang di Jalur Kereta Api Cibatu-Garut.
Rencananya, operasional kereta akan dilakukan pada awal 2020.
Kepala Dishub Garut, Suherman, mengatakan, informasi dari PT KAI operasional kereta Cibatu-Garut akan dilakukan pada 12 Februari 2020.
• Ketua DPRD Jabar : Siap Perjuangkan Aspirasi Desa Cikujang, Subang
• INIKAH SOLUSI Persib Bandung yang Tanpa 3 Pemain Andalan? Robert Boyong 18 Penggawa Lawan Borneo FC
Pihaknya berharap, rencana tersebut bisa terealisasi.
"Soalnya sudah banyak yang menunggu untuk menggunakan transportasi kereta. Sudah puluhan tahun, warga menantikan kereta kembali ke Garut," ujar Suherman di halaman Setda Garut, Senin (9/12/2019).
Suherman mengaku, telah memasang sejumlah rambu di ruas jalan utama. Selain itu, pintu perlintasan sebidang juga sudah disiapkan.
"Termasuk menempatkan petugas di perlintasan sebidang. Rambu dipasang dari sekarang, biar warga tahu kalau akan ada kereta di jalan yang dilewati," ucapnya.

Perlintasan sebidang jalur kereta Cibatu-Garut, lanjutnya, berjumlah sembilan. Di antaranya berada di Jalan Sudirman di dekat Polres Garut, Jalan Guntur, Mandalagiri, dan Citameng Kecamatan Cibatu.
"Di jala provinsi dan kabupaten sarananya sudah kami siapkan. Sebagai bentuk dukungan Pemkab terhadap transportasi kereta," katanya.
Suherman menambahkan, proyek reaktivasi kereta Cibatu-Garut sepanjang 19,8 kilometer sudah mencapai 80 persen. Pengerjaan pemasangan rel kini sudah memasuki wilayah Karangpawitan dan Garut Kota.
"Di Stasiun Garut, rel sudah terpasang. Beberapa ruas jalur di wilayah kota juga sedang dalam tahap pengerjaan," ucapnya.
Reaktivasi kereta Cibatu-Garut, tuturnya, sudah sesuai dengan target yang dicanangkan. Sebelum beroperasional, rel akan diuji coba terlebih dulu.
"Kemarin kan sudah tiga kali diuji coba sampai Wanaraja. Nanti juga akan ada uji coba sampai Stasiun Garut," ujarnya. (firman wijaksana)