Siswa SMP Dianiaya 10 Siswa SMA

Buntut Kasus Siswa SMP Dianiaya 10 Siswa SMA, Polisi Sudah Periksa 8 Orang Saksi

Siswa SMP berinisial KM (13) terpaksa dilarikan ke RS Pelabuhan Kota Cirebon.

Buntut Kasus Siswa SMP Dianiaya 10 Siswa SMA, Polisi Sudah Periksa 8 Orang Saksi
tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Bibi KM, Hera Damayanti (tengah), menunjukkan laporan kepolisian saat ditemui di DSPPPA Kota Cirebon, Jl Terusan Pemuda, Kota Cirebon, Senin (9/12/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Siswa SMP berinisial KM (13) terpaksa dilarikan ke RS Pelabuhan Kota Cirebon.

Pasalnya, siswa kelas 7 SMP itu diduga dianiaya 101 siswa SMA pada Sabtu (7/12/2019).

Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Deny Sunjaya mengakui telah menerima laporan dugaan penganiayaan itu.

Pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan mengenai kasus penganiayaan tersebut.

Pelatih Timnas U-23 Indonesia Indra Sjafri Ditunjuk Jadi Komite Teknik AFC

"Dugaan awalnya itu kasus pengeroyokan, masih kami selidiki," ujar Deny Sunjaya saat ditemui di Mapolres Cirebon Kota, Jl Veteran, Kota Cirebon, Senin (9/12/2019).

Ia mengatakan, sebanyak delapan saksi sudah diperiksa jajarannya.

Diduga saksi yang telah diperiksa itu merupakan siswa yang menganiaya KM.

Namun, hingga kini Satreskrim Polres Cirebon Kota belum menaikkan status penanganannya ke tahap penyidikan.

"Ini kasusnya melibatkan anak di bawah umur, kami tidak bisa menanganinya sendiri," kata Deny Sunjaya.

Pasalnya, petugas harus berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSPPPA) Kota Cirebon dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Cirebon.

Daftar Harga Motor Yamaha NMAX Desember 2019, All New NMAX 2020 Berapa?

Menurut Deny, peranan dua instansi itu dibutuhkan saat kasus yang ditangani naik status ke penyidikan dan penetapan tersangka.

Selain itu, pihaknya juga belum mengetahui secara detail mengenai luka yang dialami korban akibat penganiayaan itu.

"Kami sudah mengirim surat permohonan visum ke tim dokter yang menangani korban, sampai sekarang belum ada jawabannya," ujar Deny Sunjaya.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved