Remaja 14 Tahun di Sukabumi Tertimbun Longsor, Sempat Dibawa ke RS Tapi Nyawa Tak Tertolong

Sebuah rumah tertimbun longsor di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019).

Remaja 14 Tahun di Sukabumi Tertimbun Longsor, Sempat Dibawa ke RS Tapi Nyawa Tak Tertolong
TRIBUN JABAR/DIAN NUGRAHA RAMADAN
ilustrasi longsor 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sebuah rumah tertimbun longsor di Kecamatan Kadudampit, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (6/12/2019).

Dilansir dari Kompas.com, sebagian dari rumah yang berlokasi Kecamatan Kadudampit itu, tertutupi longsoran tanah.

Peristiwa longsor yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu mengakibatkan remaja 14 tahun, Aldan Maulana menigngal dunia.

Kejadian berawal ketika hujan deras mengguyur Sukabumi dari siang hingga malam hari.

"Pada peristiwa itu satu orang meninggal dunia dan sempat dibawa ke rumah sakit," kata Camat Kadudampit Jenal Abidin saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat malam.

Pedagang Daging Anjing di Karanganyar Diminta Ganti Barang Dagangan, Pasrah Jadi Jualan Ronde

Hujan dengan intensitas tinggi ini memicu tebing tanah setinggi 4 meter dengan panjang 5 meter longsor.

"Material tanah menimbun korban, sementara anggota keluarga lainnya selamat. Evakuasi korban dilakukan gotong royong warga," tutur dia.

Sebelumnya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan menyusul sudah memasukinya musim hujan.

Terutama bagi perumahan, permukiman dan perkampungan yang rawan longsor.

"Saya berharap masyarakat hati-hatilah dalam menghadapi perubahan dari kemarau ke musim hujan ini," imbau Marwan saat dihubungi Kompas.com saat di RSUD Sekawarngi, Cibadak, Senin (2/12/2019) kemarin.

Diduga Tilep Dana Permukiman Kumuh, Lima Orang Ditetapkan Jadi Tersangka oleh Kejari Kota Sukabumi

Masyarakat juga harus mencermati kondisi di lingkungannya masing-masing. Karena saat ini sedang berlangsung perubahan dari musim kemarau ke musim hujan.

Apalagi yang berada di daerah lereng dan di bawah tebing.

"Melihat perubahan tanah, misalnyan bila melihat ada tanah yang retak terutama di daerah tebing atau lereng, warga harus waspada," tutur dia.

Jika melihat ada retakan tanah atau gejala tanah longsor, kata dia, segera berkoordinasi atau melaporkan kepada ketua RT, ketua RW aparat desa setempat, sehingga dapat segera ditangani. (Kompas.com/Budiyanto)

Tanda Tanya Besar Kematian Kepsek di Tasik, Bekas Lipstik & Sperma, Sosok Wanita yang Masih Misteri

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved