HEBOH, Paruru Daeng Dianggap Nabi Terakhir, Tak Wajibkan Salat dan Puasa, MUI Sebut Aliran Sesat

Heboh ajaran sesat yang meyakini Paruru Daeng Tau sebagai nabi terakhir, bukan Nabi Muhammad SAW. Ajarannya, tak wajib salat dan puasa.

HEBOH, Paruru Daeng Dianggap Nabi Terakhir, Tak Wajibkan Salat dan Puasa, MUI Sebut Aliran Sesat
Andi Bali, Humas MUI Tator
Pimpinan LPAAP Paruru Daeng Tau (Kiri) saat bersama MUI, kini dilaporkan di Polres Tana Toraja atas dugaan penista agama, Selasa (03/12/2019) 

TRIBUNJABAR.ID - Heboh ajaran sesat yang meyakini Paruru Daeng Tau sebagai nabi terakhir, bukan Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, kelompok ini juga mengamalkan amalan yang sangat menyimpang dari ajaran Islam.

Pengikut kelompok ini meyakini tidak wajib salat, puasa, zakat, dan ibadah haji.

Paruru Daeng Tau, warga asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan yang juga pimpinan organisasi Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) di Tana Toraja meresahkan warga muslim Toraja.

Ajaran Sesat Sensen Komara Masih Menyebar, Ini 5 Faktanya, Nabi Palsu yang Ganti Kalimat Syahadat

Sebab, organisasi ini mengajarkan paham yang sangat bertentangan dengan kaidah dan ajaran islam.

Kelompok organisasi LPAAP memilih Dusun Mambura, Lembang Buntu Datu, Kecamatan Mengkendek Tana Toraja sebagai home base.

Para pengikutnya meyakini bahwa Nabi Muhammad bukanlah Nabi atau Rasul yang terakhir, melainkan pimpinan LPAAP itu sendiri yang bernama Paruru Daeng Tau.

Ketua MUI Tana Toraja K.H Ahmad Zainal Muttakin mengatakan, Seksi Bimas Islam Kemenag Tana Toraja sudah cukup lama memantau aktivitas dan gerak gerik organisasi ini.

Pemantauan ini dilakukan atas laporan warga kepada kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Mengkendek dan setelah menyakini bahwa organisasi ini menyimpang dari ajaran Islam.

Kepala Seksi Bimas Islam H.Tamrin Lodo mengirim surat kepada Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Kab. Tana Toraja untuk melakukan investigasi dan mengeluarkan fatwa.

Kejiwaan Hamdani - Pengikut Setia Sensen Komara Si Nabi Palsu - Diperiksa, Ini Hasilnya

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved