Uu Ruzhanul Ulum Dilaporkan ke Polda Jabar Atas Kasus Penipuan, Begini Kata Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap pelaporan dugaan penipuan yang diduga melibatkan Wakil Gubernur Jawa Barat
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Ichsan
"Total ada 13 proyek pemerintah dan 6 proyek swasta pribadi pak Uu. Kebetulan saya arsitek jadi kami bikin desain engineering design (DED) nya. Sudah diserahkan ke mereka. Kami juga sudah serahkan produknya ke mereka," ujar Budi.
Kata dia, SK tersebut sempat dilampirkan sebagai barang bukti bersamaan dengan pelaporan pada 2018. Saat disinggung soal 13 proyek itu dikerjakan tanpa tender, ia mengaku diyakinkan Uu bahwa proyeknya memang penunjukan langsung, sekalipun mencapai miliaran rupiah.
"Tapi sampai akhirnya pekerjan kami serah terimakan, kami tidak dibayar oleh Bupati Tasikmalaya saat itu. Katanya penunjukan langsung," ujar Budi.
Belakangan, kata dia, SK tersebut dicabut begitu saja oleh Uu. Bahkan, 13 proyek itu ditenderkan oleh Pemkab Tasikmalaya.
"Alasannya itu mau ditenderkan. Tiba-tiba ditenderkan dan diberikan ke kontraktor yang lain sedangkan 13 proyeknya sudah selesai," ujar Budi.
Uang Rp 3,9 miliar itu merupakan dana pribadinya untuk mengejarkan 13 proyek itu. Ia mengaku sudah sempat meminta kejelasan dari Uu bahkan membahas secara kekeluargaan.
• Skatepark di Kota Cimahi Dibiarkan Terbengkalai, Ternyata Ini Maksudnya
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mempersilahkan pelapor yang menyertakan bukti baru sebagai bagian dari hak pelapor.
"Tapi tidak serta merta kembali dibuka. Nanti penyidik akan menguji dulu bukti yang diajukan. Bukti konkretnya bagaimana," ujarnya.
Menurutnya, saat ini, penyidik punya wewenang untuk melanjutkan atau menghentikan kasus itu berdasarkan alat bukti yang ada.
"Kalau sekarang bawa bukti baru membuka perkara tersebut, itu otoritas penyidik. Penyidik akan menguji penyelidikan kembali dan ini berdasarkan bukti baru," kata Truno
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/emil-uu_20180112_220920.jpg)