Sudah Tua dan Sakit-sakitan, Annas Maamun Ajukan Grasi ke Presiden, Dikabulkan Tahun Depan Bebas

Mantan Gubernur Riau Annas Maamun yang menjadi terpidana penjara 7 tahun dalam korupsi suap alih fungsi kawasan hutan,

Sudah Tua dan Sakit-sakitan, Annas Maamun Ajukan Grasi ke Presiden, Dikabulkan Tahun Depan Bebas
TRIBUN JABAR/ICHSAN
Mantan Gubernur Riau Annas Maamun saat menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, (20/5/2015) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - ‎Mantan Gubernur Riau Annas Maamun yang menjadi terpidana penjara 7 tahun dalam korupsi suap alih fungsi kawasan hutan, diketahui mengajukan grasi kepada Presiden Joko Widodo.

Pengajuan grasinya pun telah dikabulkan presiden. Ia divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor Bandung pada 2015.

"Pengajuannya disetujui oleh presiden. Seharusnya bisa keluar 3 Oktober 2021. Dengan grasi, dikurangi satu tahun jadi keluar 3 Oktober 2020," ujar Kepala Lapas Sukamiskin Bandung, Abdul Karim saat dihubungi via ponselnya, Rabu (27/11/2019).

Berdasarkan surat pengajuan grasi yang ia terima dari Annas Maamun, tertanggal 16 April 2019. Dalam suratnya, Annas menjelaskan soal kondisi kesehatannya yang menurun disertai usia lanjut.

Kasus Pil PCC di Tasikmalaya, BNN Sudah Amankan 9 Orang dari 3 Lokasi di Jabar dan Jateng

"Alasan-alasan permohonan karena usia 78 tahun, sudah mulai renta, kesehatan sudah mulai menurun dan mengidap berbagai penyakit," ujarnya.

Hasil pemeriksaan tim dokter Lapas Sukamiskin, Annas mengidap penyakit PPOK (COPD akut), dispepsia syndrome (depresi), gastritis (lambung), hernia dan sesak napas yang membutuhkan pemakaian oksigen setiap hari.

Di saat menjalani pidana, KPK kembali menetapkan Annas Maamun sebagai tersangka kasus penyalahgunaan dana APBD Pemprov Riau 2015.

Harga Smartphone Murah, Ada HP yang Rp 1 Jutaan, Ini Pilihan Berbagai Merek RAM hingga 8 GB

"Melihat kondisi kesehatan saya, istri beserta anak dan keluarga sangat prihatin karena kondisi kesehatan terus menurun. Kemudian saya harus melaksanakan pemeriksaan secara rutin ke dokter spesialis, diperburuk lagi usia lanjut, uzur, pikun sering ketakutan," ujar Annas, dikutip dari isi surat pengajuan grasinya.

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved