Rekam Jejak Arman Depari Jenderal Gondrong Pemberantas Narkoba dari BNN yang Terancam Dibubarkan DPR
Kali ini, Arman Depari berhasil meringkus penyelundup 1,5 ton ganja yang disebut milik Parman, napi atau narapidana di LP Kebon Waru, Bandung.
Kali ini, Arman Depari berhasil meringkus penyelundup 1,5 ton ganja yang disebut milik Parman, napi atau narapidana di LP Kebon Waru, Bandung.

Penyelundupan itu dilakukan lewat jalur darat dan udara.
Lewat jalur darat, ganja itu diangkut menggunakan truk.
Anggota BNN pun mengikuti truk itu hingga Bogor, Jawa Barat.
Saat sopir meninggalkan truk, lalu menitipkan kunci pada juru parkir, dari situlah para pemberantas narkoba beraksi.
Sopir truk pun ditangkap, kemudian ditemukan paket ganja yang tertutup lakban.

Arman Depari menyebut, ganja tersebut disimpan dalam dasar truk boks yang dirancang secara khusus.
Oleh karena itu, di dalamnya seolah-olah berupa truk boks pendingin.
"Ganja disembunyikan di dasar truk, dengan dibuat kompartemen khusus di dasar dan ditutup dengan pelat besi," kata Arman Depari, dikutip Tribunjabar.id dari Warta Kota.
Setelah itu, Arman Depari dan timnya langsung bergegas ke Bandara Soekarno-Hatta.
Ternyata ada juga paket ganja yang dikirim melalui kargo udara.

Hal ini diketahuai dari hasil interogasi dengan sopir truk.
Di Bandara Soekarno-Hatta, BNN berhasil membekuk dua pelaku yang menyelundupkan ganja itu.
Jenderal berambut gondrong ini menegaskan, total ganja yang diamankan 1,5 ton.
"Totalnya ada tiga pelaku yang kami tangkap dengan total barang bukti narkoba yang disita sekitar 1.500 kilogram ganja," ujar Arman Depari.
