Lahan Kritis di DAS Citarum Capai 200 Hektare, Termasuk di Kawasan Hutan

Luas lahan kritis di DAS Citarum tersebut berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Jawa Barat.

Tribunjabar/Firman Wijaksana
Tim gabungan menertibkan saung di lahan pertanian yang berada di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kamojang, Kecamatan Samarang, Senin (25/11/2019), dalam kegiatan perasi simpatik pemulihan DAS Citarum. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Lahan kritis di daerah aliran sungai (DAS) Citarum sudah mencapai 200 hektare.

Seperempat dari lahan kritis di DAS Citarum tersebut berada di kawasan hutan.

Luas lahan kritis di DAS Citarum tersebut berdasarkan data dari Dinas Kehutanan Jawa Barat.

Guna menyelamatkan hutan di kawasan hutan DAS Citarum Ditjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum LHK) menggelar kampanye penyelamatan DAS Citarum.

Kampanye "Selamatkan DAS Citarum untuk Kehidupan" melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar, Pemerintah Daerah Jabar, TNI, Polri, Perum Perhutani, Lembaga Swadaya Masyarakat dan tokoh masyarakat Jabar.

Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi meninjau langsung DAS Citarum di Purwakarta
Kapolres Purwakarta, AKBP Twedi Aditya Bennyahdi meninjau langsung DAS Citarum di Purwakarta (Dokumentasi Tribun Jabar)

Direktur Pencegahan dan Pengamanan Hutan, Sustyo Iriyono mengatakan pihaknya akan selalu mengedepankan upaya penyadaran masyarakat dan pencegahan dalam rangka mengamankan dan memulihkan kembali ekosistem kawasan hutan DAS Citarum.

"Ditjen Gakkum LHK tidak menutup kemungkinan akan melakukan upaya penegakan hukum secara tegas jika aktivitas illegal di dalam kawasan hutan masih terus terjadi,” kata Sustyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/11/2019).

DAS Citarum Majalaya Menyempit Akibat Pembangunan Jalan Inspeksi, Bupati Bandung Minta BBWS Evaluasi

Pemprov Jabar Targetkan 1271 Desa Sekitar DAS Citarum Bisa Kelola Sampah dan Kotoran Hewan

Kampanye penyelamatan DAS Citarum ini meliputi dialog interaktif narasumber dari KLHK, pakar lingkungan dari Institut Teknologi Bandung serta praktisi Satgas DAS Citarum.

Selain itu dilakukan juga pemberian bantuan bibit untuk masyarakat sekitar hutan

Menurutnya, DAS Citarum memiliki peran yang sangat besar dan penting bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Barat, namun terdapat kerusakan lahan di areal pengguna lainnya sebagai penyumbang erosi berasal dari fungsi lahan antara lain pertanian, pemukiman, sawah, perkebunan dan lain-lain.

"Berdasarkan data Dinas Kehutanan Jawa Barat, terdapat hampir 200 ribu hektare lahan kritis di DAS Citarum, 147 ribu ha berada di luar kawasan hutan, sedangkan sisanya sebanyak 52 ribu ha terdapat di kawasan hutan," katanya.

Cek Progres Normalisasi DAS Citarum, Menko Maritim: Kualitas Airnya Masih Jauh

Dalam paparan Sekjen Forum DAS Citarum Jabar, Dr. Yayat terdapat 9 langkah penting upaya pemulihan DAS Citarum.

Upaya-upaya itu adalah rehabilitasi dan reboisasi lahan kritis di daerah hulu, normalisasi fungsi alur sungai citarum, relokasi pemukiman warga yang berdampak, sosialisasi dan edukasi masyarakat, penegakan hukum secara tegas, relokasi sejumlah industri, integrasikan program RPDAS ke dalam RPJMD, komitmen bersama multi pihak serta perencanaan pembangunan berbasis DAS.

“Solusi konkrit memulihkan DAS Citarum melalui pendekatan struktural dan non struktural. Tidak cukup pendekatan yang sifatnya teknoratik tetapi pola pendekatan sosial harus dikedepankan. Terutama dalam rangka menumbuhkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam memelihara dan menjaga lingkungan”, kata Dadang Sudarja, praktisi dan tokoh masyarakat Jabar. (Kontributor Bandung, Agie Permadi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "200.000 Lahan di DAS Citarum Kritis"

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved