19 Balita di Brebes Keracunan, Diduga Akibat Makan Bubur Ayam Saat Posyandu

Dilaporkan, keracunan yang menimpa belasan balita tersebut terjadi pascakegiatan Posyandu di Balai Desa Bangbayang.

Tribun Cirebon/Eki Yulianto
Ilustrasi-- Kapolsek Rajagaluh, AKP Jaja, saat meninjau para korban keracunan makanan di Puskesmas Rajagaluh, Rabu (18/9/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BREBES- Sebanyak 19 balita mengalami keracunan di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Sabtu (23/11/2019).

Dilaporkan, keracunan yang menimpa belasan balita tersebut terjadi pascakegiatan Posyandu di Balai Desa Bangbayang.

Selain 19 balita itu, ada tiga orang dewasa yang juga keracunan, termasuk seorang ibu hamil.

Keracunan diduga berasal dari makanan pendamping yaitu nasi bubur ayam.

Seorang korban keracunan, Abdul Mutholib mengatakan, dirinya saat itu sedang bekerja di dekat Balai Desa Bangbayang.

Kemudian dia ditawari nasi bubur ayam dari kegiatan Posyandu yang sedang berlangsung.

Satu jam berselang, Mutholib langsung mengalami mual dan muntah. Kepalanya juga mengalami pusing-pusing. Ia tak menyadari jika gejala tersebut akibat keracunan makanan.

Ketua DPRD Cianjur dan Calon Istrinya Keracunan di Saat Proses Persiapan Pernikahan

Kembali Terjadi, Puluhan Orang di Sukabumi Keracunan Makanan di Acara Syukuran

"Usai makan bubur ayam itu saya langsung mual dan muntah. Saya langsung pulang untuk membeli obat tapi ternyata sorenya ramai keracunan makanan itu," ucapnya.

Adapun nama-nama korban keracunan meliputi M Arka (2,5), Rayana (1,5), M Akbar (2), Mulki (3), Sandi (10 bulan), Zaki (3), Arsa (20 bulan), Raudhatul Tuba (16 bulan), Kiasah (1,5), M Marfah (2), Azah (20 bulan).

Kemudian Zidan (16 bulan), Nafa (8), Gema (8), Sakira (5) dan M Dimas (1). Untuk Bumil adalah Nurlaela Sari (19). Orang dewasa meliputi Supriyatin (52) dan Abdul Mutholib (63).

Tiga nama korban balita lainnya baru teridentifikasi Sabtu (23/11/2019) malam.

Seorang warga, Rukhiyat (41) mengatakan, keponakannya menjadi salah satu korban keracunan massal itu. Ia mengaku keponakannya mengalami muntah-muntah sejak siang hari.

"Dari siang hingga sore, adik saya mengeluh, anaknya muntah-muntah dan menangis terus," ucapnya.

Ditambahkannya, apa yang dialami keponakannya ternyata juga terjadi pada sejumlah warga di lingkungan RW 3 Desa Bangbayang.

Jumlah Korban Keracunan Jajanan Sekolah di Sukanagara Cianjur Bertambah, Ini yang Mereka Rasakan

Keracunan Kue Cubit, 19 Anak di Ciranjang Cianjur Dilarikan ke Puskesmas

Semua korban keracunan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Bantarkawung.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved