Kecelakaan Maut di Cipali
Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali, Didominasi Faktor Human Error hingga Geometrik Jalan
Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali Didominasi Faktor Human Error hingga Geometrik Jalan, berikut penjelasannya.
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Kisdiantoro
Beberapa kelalaian itu seperti pengemudi mengantuk hingga kelelahan.
Selain human error faktor pendukung lainnya juga karena kondisi geometrik jalan.

Seperti tanjakan, turunan, lebar lajur, radius tikungan hingga kemiringan.
Dalam hal ini seperti diketahui Tol Cipali memiliki geometrik atau karakteristik mendatar tanjakan dan turunan.
Kendati begitu jalan lurus yang panjang hal itu pula membuat kondisi minimnya kewaspadaan pengemudi.
Dalam keadaan geometrik jalan tenang dan lurus dapat memicu pengendara mengalami microsleep atau tidur sejenak.
Sebuah penelitian ditulis Nurjannah Haryanti P, mengatakan selain itu masih banyak faktor lainnya seperti kecepatan hingga panjang peralihan.
Dilansir dari penelitian ditulis Nurjannah Haryanti P, hasil analisisnya menunjukkan bahwa kendaraan bus dan truk dapat mengganggu arus lalu lintas.
Hal itu terjadi karena kecepatan reratanya sekitar 60 km/jam.
Kemudian memicu faktor lainnya memicu kecelakaan.
• Pengemudi Mengantuk, BMW Tabrak Motor dan Lampu Lalu Lintas di Bandung, Posisi Akhir BMW Bikin Heran
• Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Cipali antara Bus Sinar Jaya vs Arimbi versi Penumpang, 7 Tewas
Kecelakaan maut di Tol Cipali

Kecelakaan di Tol Cipali terjadi hari ini.
Kali ini kecelakaan maut terjadi antara Bus Sinar Jaya dan Bus Arimbi.
Bus Sinar Jaya oleng dan menabrak bus Arimbi yang melaju dari arah berlawanan.
Kanit PJR Tol Cipali, AKP Aziz S, mengatakan kecelakaan maut terjadi di KM 117+800 Tol Cipali.