Program Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan, Bapenda Sasar Pajak Kendaraan Dinas

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyasar kendaraan tidak mendaftar ulang (KTMDU), atau para pengemplang pajak kendaraan

Program Bebas Denda dan Diskon Pajak Kendaraan, Bapenda Sasar Pajak Kendaraan Dinas
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jumat (8/11/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyasar kendaraan tidak mendaftar ulang (KTMDU), atau para pengemplang pajak kendaraan dalam program pembebasan denda dan diskon pajak kendaraan bermotor (PKB) di Jawa Barat, yang dilaksanakan 10 November-10 Desember 2019.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko, mengatakan tidak hanya untuk kendaraan masyarakat umum, program tersebut pun untuk mulai menyisir kendaraan dinas milik Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan pemerintah di kabupaten dan kota yang juga mengemplang pajak.

Hening mengatakan belum mengetahui pasti data kendaraan dinas yang belum membayar pajak karena datanya terus berubah. Karenanya, pihaknya akan mulai menyisir kendaraan-kendaraan uang belum dibayarkan pajaknya itu secara intens pada 2020.

"KTMDU atau yang mengemplang pajak mencapai 25,07 persen dari 16 juta lebih kendaraan. Ada yang punya masalah menunggak bertahun-tahun. Makanya ada diskon pajak. Ini juga untuk memulai persiapan penyisiran 2020, ini persiapan dulu," kata Hening dalam Jabar Punya Informasi (Japri) di Gedung Sate, Jumat (8/11/2019).

Kota Tasikmalaya Terbanyak Penduduk Miskin di Jawa Barat, Ini yang akan Dilakukan Pemkot

Hening mengatakan penyasaran KTMDU ini merupakan salah satu potensi pendapatan daerah. Pajak kendaraan bisa dikatakan sebagai tulang punggung sumber pendapatan Jabar.

"Makanya kita sisir. Tahun depan yang ASN dulu atau non ASN yang dibayar APBD. Kita berikan tekanan agar bayar pajak agar tidak jadi masalah. Dan kabupaten kota mau tidak mau harus terlibat menyisir KTMDU karena ada bagi hasil," katanya.

Bertepatan momentum Hari Pahlawan 10 November tahun ini, katanya, Bapenda Provinsi Jawa Barat menawarkan bebas denda pajak kendaraan (amnesti) untuk semua tunggakan pajak dan diskon pajak kendaraan (menunggak 5 tahun atau lebih).

Hening mengatakan program Double Untung 10-10 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar taat membayar pajak tepat pada waktunya.

"Ini kami tujukan untuk yang menunggak pajak dalam jangka waktu cukup panjang, lima tahun atau lebih. Dendanya dihilangkan, bahkan bayarnya dikurangi cukup empat tahun pokok pajak. Tahun kelima tidak perlu bayar karena kami bebaskan pokoknya," kata Hening.

TKW Asal Indramayu Kembali Hilang Kontak, Kali Ini Fadiroh Hilang Selama 13 Tahun di Malaysia

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved