Komunitas

Kurangi Penggunaan Gadget dengan Permainan Tradisional Bareng Komunitas Hong di West Java Festival

Mengurangi penggunaan gadget pada anak dengan bermain permainan tradisional bareng Komunitas Hong di West Java Festival.

Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Seorang anak mencoba permainan tradisional di West Java Festival. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kecanduan gadget atau gawai menjadi masalah utama yang tengah dihadapi anak-anak generasi masa kini.

Berbagai macam cara dilakukan orang tua supaya anak-anaknya bisa tetap tenang tanpa memegang gadget.

Melihat permasalahan ini, Komunitas Hong mengajak pengunjung West Java Festival di Gedung Sate untuk mencoba memainkan berbagai permainan tradisional yang ada di Jawa Barat.

Koordinator Komunitas Hong, Cecep Imansyah, mengatakan untuk membentuk pendidikan karakter itu harus dipraktikkan, satu di antaranya yaitu dengan bermain permainan tradisional.

"Anak-anak ini harus tahu jati diri bangsanya melalui permainan tradisional. Kami mengemas sedemikian rupa supaya lebih menyenangkan," ujar Cecep Imansyah di Gedung Sate, Jalan Dipenogoro, Jumat (1/11/2019).

Ia memberi contoh, jika di zaman yang modern ini ada air soft gun, permainan tradisional justru ada seseletokan.

Seseletokan adalah sejenis permainan tembak menembak menggunakan leunca sebagai pelurunya.

Adanya berbagai permainan tradisional yang ada di festival ini justru memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjungnya.

Bahkan ada juga beberapa anak dan orang dewasa yang ingin mencoba permainan tradisional sebagai bentuk nostalgia.

Di acara ini juga tampak turis asing asal Laos yang datang bersama teman-temannya, kemudian mencoba berbagai permainan tradisional.

Menurut Cecep ada beberapa faktor kenapa anak tidak mengenal permainan tradisional yang ada di Jabar.

"Karena datanya tidak ada, orang tua pun sekarang enggak ada yang ngajarin, dan tidak ada lahan untuk bermain," ujarnya.

Acara West Java Festival ini hanya berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai 1-3 November 2019.

Setelah Hujan Deras, Pengunjung West Java Festival Makin Ramai, Malam Ini Ada Isyana Sarasvati

Ada Kopi Gratis di West Java Speciality Coffe Festival, Berikut Rangkaian Kegiatannya

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved