Rabu, 3 Juni 2026

Puluhan Pengendara Motor Rusak SMAN 10 Bandung Minggu Malam, Bukan Kejadian Pertama

Puluhan orang tak dikenal merusak Sekolah Menengah Negeri atau SMAN 10 Bandung di Jalan Cikutra Kota Bandung pada Minggu (27/10/2019) malam.

Tayang:
Editor: Theofilus Richard
Tribunjabar/Mega Nugraha
Suasana SMAN 10 Bandung setelah diserang, Senin (28/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha dan Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Puluhan orang tak dikenal merusak Sekolah Menengah Negeri atau SMAN 10 Bandung di Jalan Cikutra Kota Bandung pada Minggu (27/10/2019) malam.

Dalam rekaman CCTV yang diterima Tribun Jabar, terlihat puluhan perusak itu datang dengan mengendarai sepeda motor.

Selain melempari sekolah yang kosong, mereka juga mendobrak pagar dan menjebol pintu pos keamanan sekolah.

Ini adalah serangan kedua ke sekolah itu dalam dua hari terakhir.

Pada Sabtu (26/10/2019) malam, sekelompok orang, diduga kuat kelompok yang sama, juga melakukan perusakan.

"Tapi pada Sabtu malam, jumlah pelakunya tidak banyak. Tapi, Minggu malam banyak sekali," kata Agus (46), petugas keamanan sekolah di SMAN 10 Bandung, Senin (28/10/2019).

VIDEO Detik-detik SMAN 10 Bandung Diserang, Benda-benda Dilemparkan, Gerbang Jatuh

Sekelompok remaja bermotor menyerang SMAN 10 Bandung tadi malam.
Sekelompok remaja bermotor menyerang SMAN 10 Bandung tadi malam. (Tangkapan Layar CCTC)

Agus mengatakan, penyerangan pada Minggu malam terjadi sekitar pukul 22.00. Saat itu, di pos keamanan sedang ada petugas yang piket. Para pelaku, ujarnya, masih muda-muda.

“Mereka datang tiba-tiba dan bergerombol, dan langsung  melempari sekolah,” ujarnya.

Melihat puluhan orang menyerang, petugas piket pun segera masuk dan menyelamatkan diri. Agus mengaku tak mengetahui motif perusakan ini. Namun, ujarnya, sejumlah siswa SMA 10 memang baru mengikuti Liga Pelajar Indonesia (LPI) di Stadion Sidolig.

"Enggak tahu apa ada hubungannya atau enggak. Semuanya belum pasti," ujar Agus seraya memastikan bahwa serangan pada Sabtu dan Minggu malam ke SMAN 10 Bandung ini tak menimbulkan korban luka.

"Begitu ada yang menyerang, para petugas piket langsung mengamankan diri ke dalam karena massa yang menyerang banyak sekali. Bahkan ponsel milik pedagang pisang, yang saat itu sedang berada di pos sekolah rusak karena terkena lemparan batu," timpal Didi (49), petugas keamanan SMAN 10 Bandung.

Penyerangan SMAN 10 Bandung, Polisi Periksa Pelajar SMKN 2, Pihak Sekolah Belum Bisa Ditemui

Kapolsek Cibeunying Kidul Kompol Anton belum bisa memberi banyak informasi berkaitan dengan penyerangan ini.

"Tapi, betul kejadiannya tadi malam. Anggota sedang mendalami, melakukan penyelidikan," ujar Anton.

Akibat serangan ini, pagar sekolah rusak. Penyerang juga merusak pintu pos keamanan dan memecahkan kaca jendelanya.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Rifai, yang kemarin datang ke SMAN 10 Bandung, juga mengatakan hal senada.

“Kami masih mengumpulkan barang bukti dan mencari pelakunya. Kami sedang mengkonsolidasikan agar Bandung ini aman dan kondusif," ujarnya.

Ternyata SMAN 10 Bandung Diserang Dua Malam Berturut-turut, Begini Detik Mencekam Kata Saksi Mata

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved