Kamis, 4 Juni 2026

Hadapi Perang Modern, Pasis Sesko AU Lembang Susun Kajian Berbasis Multi Domain Operation

Perwira Siswa Sesko AU Angkatan 64 menggelar Seminar Nasional di Lembang untuk menyusun kajian ilmiah mengenai strategi perang modern.

Tayang:
Tribun Jabar/Rahmat Kurniawan
Pasis Sesko TNI AU didorong untuk membuat kajian ilmiah perang modern berbasis Multi Domain Operation (MOD) 
Ringkasan Berita:
  • Perwira Siswa Sesko AU Angkatan 64 menggelar Seminar Nasional di Lembang untuk menyusun kajian ilmiah mengenai strategi perang modern berbasis Multi Domain Operation. 
  • Komandan Sesko AU, Marsekal Muda Jorry S Koloay, menegaskan keberhasilan operasi militer masa depan sangat bergantung pada integrasi lintas domain yang cepat dan terpadu, mulai dari darat, laut, udara, siber, hingga antariksa. 

Laporan Reporter Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Perwira Siswa (Pasis) Sesko TNI AU tengah membuat kajian perang modern berbasis Multi Domain Operation (MOD). 

Komandan Sesko AU Marsekal Muda Jorry S Koloay mengatakan menghadapi perang modern di masa mendatang membutuhkan suatu strategi inovatif karena karakter perang semakin kompleks dan multidimensi.

"Perang modern tidak lagi didominasi oleh kekuatan militer konvensional, tetapi telah berkembang ke arah pemanfaatan berbagai domain secara terintegrasi, meliputi darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa," kata Jorry di Sesko AU, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu (3/6/2026).

Jorry menjelaskan, konsep MDO menjadi pendekatan strategis dalam menghadapi dinamika ancaman masa kini. Keberhasilan operasi militer sangat ditentukan oleh kemampuan mengintegrasikan kekuatan lintas domain secara cepat, tepat, dan terpadu.

"TNI AU dituntut untuk mampu bertransformasi agar tidak hanya unggul dalam penguasaan wilayah udara nasional, tapi harus mampu berkontribusi secara optimal dalam operasi lintas domain," tegasnya.

Jorry menambahkan, kajian dalam balutan Seminar Nasional Pasis Sesko AU Angkatan 64 Tahun Pendidikan 2026 dapat menjadi salah satu rancangan atau ide untuk kemajuan TNI.

Dia optimis, para Pasis dapat menyodorkan naskah akademis yang berkualitas, berbasisdata data dan argumentasi yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan doktrin, strategi, dan konsep operasi udara yang adaptif dan berbasis teknologi.

"Sehingga nanti muncul berbagai rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di masa mendatang," tandasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved