Gadis 15 Tahun Asal Bulukumba Disiksa dan Ditinggal Ibunya di Kapal Laut Menuju Malaysia

Nasib malang harus dialami seorang gadis berusia 15 tahun, ME (15). Setelah disiksa, ia ditinggal sang ibu yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia

Gadis 15 Tahun Asal Bulukumba Disiksa dan Ditinggal Ibunya di Kapal Laut Menuju Malaysia
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi gadis korban kekerasan 

TRIBUNJABAR.ID, MAKASSAR – Nasib malang harus dialami seorang gadis berusia 15 tahun, ME (15). Setelah disiksa, ia ditinggal sang ibu yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia.

Warga Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan itu, juga ditinggal ibunya di atas kapal laut menuju ke Malaysia

Saat ini, ME dalam perlindungan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

P2TP2A Makassar berencana melaporkan kasus ini ke Polrestabes Makassar.

Ketua P2TP2A Makassar Andi Tenri A Palallo yang dikonfirmasi, Jumat (25/10/2019) menjelaskan, dia telah menangani ME lima hari dan kini masih mendapat perawatan tim medis.

Anggota TNI Disiksa Preman Pasar, Saking Brutalnya Kepala Anggota TNI Berdarah Dipukul Pakai Linggis

Bahkan, kini ME masih mendapat transfusi darah akibat kekerasan yang dialaminya.

“Seluruh tubuh ME terdapat luka dan lebam. Selain kekerasan fisik yang dialaminya, ME juga mendapat kekerasan seksual. Tidak usahlah saya jelaskan secara rinci, kasihan ini anak. Sekarang masih ditransfusi darah di RSUD Daya dan mudah-mudahan kondisi ME bisa segera pulih dan kembali normal,” katanya.

ME sudah lima kali berpindah orang hingga akhirnya P2TP2A Makassar menemukannya dalam kondisi kritis.

“Kami berencana melaporkan kasus kekerasan yang dialami ME dan saya sudah berkoordinasi dengan Kapolrestabes Makassar agar kasus ini segera diusut tuntas,” jelasnya.

Tenri mengungkapkan, sebelum di RSUD Daya, ME sempat dirawat di RS Bhayangkara Makassar. Dari situ, ME kemudian dirujuk ke RSUD Daya dengan status pasien tanpa identitas.

Laporkan Pelecehan Kepala Sekolah, Gadis 19 Tahun Ini Dibakar Hidup-hidup Hingga Tewas

"Jadi selain mendapat perawatan di RSUD Daya, kami juga memberikan pelayanan kesehatan home care Puskesmas Toddopuli. Kondisi ME kembali membutuhkan pertolongan medis sehingga kami membawanya kembali ke RSUD Daya untuk mendapatkan perawatan," katanya.

Tenri menambahkan, Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria Yulianto juga telah datang menengok dua orang warganya, ME dan Mansyur yang disiksa dan disekap 9 tahun oleh orang tuanya di kamar mandi.

“Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria Yulianto sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Makassar yang dengan cepat memberikan perawatan dan pelayanan kepada ME dan Mansyur,” tambahnya. (Kompas.com/Hendra Cipto)

Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan di Jasad Warga Kota Tasik yang Ditemukan Tewas di Rumahnya

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved