Stasiun Paoman, Hampir 60 Tahun Jadi Pusat Ekonomi Indramayu, Ditutup Tahun 1978, Ini yang Tersisa

Stasiun Paoman, selama hampir 60 tahun jadi pusat perekonomian di Indramayu. Tahun 1978 ditutup, yang tersisa hanya ini.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Handhika Rahman
Stasiun Paoman yang dahulu dibangun oleh perusahaan Staatspoorwegen (SS) untuk melayani angkutan barang hasil bumi pada tahun 1912 yang terletak di Kelurahan Paoman, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Minggu (20/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Stasiun Indramayu atau yang lebih dikenal masyarakat sekitar dengan sebutan Stasiun Paoman menjadi catatan sejarah perkembangan pusat perekonomian yang pernah ada di Kabupaten Indramayu.

Stasiun ini dahulu dibangun oleh perusahaan Staatspoorwegen (SS) untuk melayani angkutan barang hasil bumi pada tahun 1912.

Warga setempat, Sikin (55) mengatakan, meski menjadi pusat perekonomian kala itu, tapi pada tahun 1978 Stasiun Paoman resmi ditutup pengoperasiannya.

"Sejak ada kecelakaan dahulu tahun 1978 antara kereta dengan bus, stasiun ini lalu ditutup oleh PT KAI," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (20/10/2019).

Ia mengisahkan, Stasiun Paoman adalah stasiun yang menghubungkan antara Indramayu selaku pusat kota untuk mengirimkan berbagai barang hasil bumi ke Stasiun Jatibarang.

Dari sana beragam hasil bumi Indramayu dikirim lagi ke berbagai daerah, seperti Cirebon, Jakarta, dan daerah-daerah lain.

Tidak hanya itu, Stasiun Paoman juga berfungsi sebagai stasiun yang melayani naik turun penumpang.

"Nah, waktu itu ada kejadian itu, kalau tidak salah tidak ada korban jiwa, tapi tetap pengoperasiannya ditutup," ucapnya.

Penutupan Stasiun Paoman itu juga didasari dengan alasan tidak adanya palang perlintasan di jalur sepanjang kurang lebih 19 kilometer dari Indramayu menuju Jatibarang kala itu.

Bekas jalur rel KA dari Stasiun Paoman di Indramayu, menuju Stasiun Jatibarang yang sudah berubah fungsi menjadi pemukiman warga, Minggu (20/10/2019).
Bekas jalur rel KA dari Stasiun Paoman di Indramayu, menuju Stasiun Jatibarang yang sudah berubah fungsi menjadi pemukiman warga, Minggu (20/10/2019). (Tribun Jabar/Handhika Rahman)

Hal ini membuat kecelakaan antara kereta api dan kendaraan bermotor sangat rentan terjadi.

Banyaknya penumpang gelap saat itu juga menjadi alasan pengoperasian Stasiun Paoman diberhentikan.

"Banyak penumpang yang tidak bayar juga, ada yang bayar tapi sistemnya barter sama barang bawaannya, mungkin PT KAI-nya rugi jadi ditutup," ujar dia.

Kini, Stasiun Paoman sudah menjadi stasiun non-aktif.

Bekas-bekas rel perlintasan KA yang menghubungkan Indramayu-Jatibarang juga tidak lagi bisa ditemukan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved