Suami Istri di Garut Ini Bertarung di Pemilihan Kepala Desa Putrajawa

Ada yang unik di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi. Dua calon yang mendaftar sebagai Kades merupakan pasangan suam

Suami Istri di Garut Ini Bertarung di Pemilihan Kepala Desa Putrajawa
Dokumen pribadi Tini Rahmawati
Suparman dan Tini Rahmawati, pasangan suami istri asal Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, Garut menunjukan nomor urut dalam gelaran Pilkades Putrajawa 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Ada yang unik di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi. Dua calon yang mendaftar sebagai Kades merupakan pasangan suami istri.

Suparman dan Tini Rahmawati merupakan suami istri yang ikut bertarung di Pilkades Putrajawa. Meski hidup serumah, tak menyurutkan niat Tini berhadapan dengan sang suami untuk maju sebagai calon kepala desa.

"Awalnya itu di hari terakhir pendaftaran, tidak ada warga yang daftar lagi. Padahal kan minimal itu harus dua orang. Kalau hanya satu calon, Pilkadesnya ditunda," ujar Tini saat dihubungi Tribun, Kamis (17/10/2019).

Demi Capaian Pajak, Pemkab Cirebon Minta Tim Penelu‎sur KTMDU Untuk Terus Lakukan Penyisiran

Hingga menjelang penutupan, Tini menyebut hanya suaminya yang mendaftar. Padahal sebelumnya sudah ada informasi ada tiga warga yang akan mendaftar.

"Sampai mau ditutup, enggak ada yang daftar. Akhirnya saya memutuskan untuk daftar jadi calon Kades. Sekitar jam 11.45 saya daftar dan melengkapi berkas persyaratan," katanya.

Tini yang hanya menjadi ibu rumah tangga, sebelum tak berbicara dengan suami jika akan mendaftarkan diri. Inisiatif itu ia ambil agar Pilkades di Putrajawa tak ditunda. Setelah mendaftar, suaminya pun memberi dukungan.

"Enggak nyuruh suami buat daftar. Memang dari saya saja yang mau maju," ujarnya.

Video Viral, Wanita Ini Tega Paksa Nenek yang Sudah Renta untuk Bekerja, bahkan Memukulinya

Meski jadi lawan di Pilkades, Tini mengaku kehidupannya di rumah bersama suami berjalan harmonis.

Suaminya pun sering memberi saran untuk menghadapi kampanye Pilkades. Selain itu, suaminya juga sering berbagi cara untuk mendapatkan suara masyarakat.

"Suka ada warga yang datang ke rumah. Ada yang datang buat dukung bapak, ada juga yang sengaja datang dukung saya. Semuanya juga tidak dipermasalahkan," katanya.

Ibu dari tiga anak ini ingin menunjukan bahwa Pilkades di desanya bisa berjalan damai dan aman. Ia memberi contoh, jika masalah politik yang berbeda tidak harus menimbulkan kericuhan.

6 Polisi Bawa Senjata Api Saat Demo Mahasiswa di Kendari, 3 di Antaranya Lepaskan Tembakan

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved