Nuryani Diduga Tewas Digigit Ular, Sempat Teriak Minta Tolong, Matanya Tiba-tiba Tak Bisa Melihat

Seorang ibu, Nuryani (32), diduga tewas setelah dipatuk ular berbisa di rumahnya di Pasirkampung RT 04/01

Nuryani Diduga Tewas Digigit Ular, Sempat Teriak Minta Tolong, Matanya Tiba-tiba Tak Bisa Melihat
istimewa
Suasana di rumah duka Sabtu (12/10/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Seorang ibu, Nuryani (32), diduga tewas setelah dipatuk ular berbisa di rumahnya di Pasirkampung RT 04/01, Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur,  Jumat (11/10/2019) sekitar pukul 23.00 WIB.

Nuryani tewas dalam perjalanan pulang dari sebuah klinik di wilayah Pacet sekitar pukul 23.00 WIB.

Nuryati (58), bibi almarhumah mengatakan, sebelumnya Nuryani terbangun dari tidurnya sekitar pukul 22.50 di rumahnya. Namun menurutnya ada yang disampaikan almarhumah sebelum melanjutkan Salat Isya, Nuryani sempat mengeluhkan sesak napas di bagian dadanya.

"Saya dengar waktu itu Nuryani terbangun dari tidurnya sekitaran pukul 22.50 WIB. Dan sempat menyampaikan ia  terbangun seperti ada yang membangunkan dengan menunjukan bekas gigitan di bagian jari kelingking kanan almarhumah," katanya.

Beberapa saat kemudian, Nuryani pun berteriak sambil menghampiri rumahnya minta tolong karena matanya tak bisa melihat. Nuryani pun dibawa ke sebuah klinik di Pacet.

Rumah Reyot Nenek Ukasih Sudah Diratakan, Kini Sedang Dibangun agar Layak Huni, Hasil Iuran Warga

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari klinik di bagian lambungnya sudah membengkak," katanya.

Di tengah perjalanan pulang, Nuryani menjerit kesakitan di bagian tenggorokannya. Lalu ia pun tertidur sampai tiba di rumah.

"Setibanya di rumah Nuryani terlihat tertidur, saat akan dibangunkan Nuryani pun tak lagi bangun," ujarnya.

Dari informasi, warga mendengar kalau almarhum itu meninggal karena dipatuk ular. Untuk memastikan keluarga mencoba untuk membongkar semua barang yang ada di rumah almarhumah namun tak ditemukan ular atau binatang yang mematikan tersebut.

"Saya tidak melihat ada binatang yang mematikan, apalagi ular karena barang yang ada rumahnya sudah dibongkar dan tidak ada apa-apa," katanya.

Densus 88 Geledah Toko Ikan Hias dan Warung Es di Indramayu, Tempat Nongkrong Terduga Teroris

Dikatakan Nuryati, memang ada luka di jari kelingking kanan almarhum seperti bekas gigitan ular karena terlihat ditusuk jarum.

"Pada saat meninggal disekujur tubuhnya membiru, dan setahu saya mayat yang normal itu tidak akan membiru," katanya.

Oni (65) Paman Nuryani mengaku sebelumnya pernah ada dua ular di rumah almarhumah sekitar 5 bulan ke belakang.

"Ular itu warnanya hitam di bagian bawah perutnya hitam dengan panjang kurang lebih 2 meter dan berhasil ditangkap diekesekusi mati, sedangkan yang satunya lagi hingga saat ini belum ditemukan," ujarnya.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved