Tren Belanja Konsumen Berubah, Hal Ini Harus Diperhatikan Pusat Perbelanjaan pada 2020

Berkembangnya era digital membuat perubahan gaya hidup masyarakat untuk belanja pun berubah. Sebelum munculnya

Tren Belanja Konsumen Berubah, Hal Ini Harus Diperhatikan Pusat Perbelanjaan pada 2020
Tribunjabar/Putri Puspita Nilawati
Ketua APPBI DPD Jabar, Arman Hermawan saat hadir di Retail Trend Signal 2020 

Untuk meningatkan konsumen berbelanja di mall, ia mengatakan sebelumnya telah diadakan Bandung Great Sale pada September 2019.

"September itu bulanya lesu tetapi dengan adanya Bandung Great Sale omsetnya bisa naik hingga 10%," ujar Arman.

Cara pusat perbelanjaan untuk merubah startegi pemasaranya pun diakui Arman semakin singkat, tidak bisa lagi membuat rencana 5 tahun kedepan.

Di zaman yang semakin cepat berkembang ini, perubahan pun semakin cepat bahkan dalam jangka waktu satu tahun.

Ia berharap pusat belanja bisa menjadi daya tarik pengunjung dengan menghadirkan berbagai pengalaman, bukan hanya sebagai tempat makan dan bermain saja.

"Ketika omset naik maka pendapatan daerah juga ikut naik. Munculnya toko-toko baru juga membutuhkan banyak SDM," ujarnya.

Kasus Penikaman Wiranto Disebut Delusi, Keyakinan Keliru Dianggap Kebenaran oleh Pelaku

Perubahan Kebutuhan konsumen yang datang ke pusat perbelanjaan juga sudah mulai dilirik oleh 23 Paskal Shopping Center. Sekjen APPBI DPD Jabar, M Satriawan Natsir mengatakan hal yang diperlukan adalah customer servis.

"Di 23 Paskal ada kids toilet,fasilitas ini diadakan karena kami melihat orang tua yang bingung jika mengajak anaknya ke toilet harus masuk ke toilet laki-laki atau perempuan," ucapny.

Selain itu juga 23 Paskal juga memenuhi kebutuhan konsumen ibu menyusui dengan hadirnya nursery room dan penghangat ASI.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved