RSJ Cisarua Mulai Kebanjiran Pasien Anak Kecanduan Gadget
Sejak beberapa tahun terakhir, Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jawa Barat di Cisarua menerima pasien anak yang termasuk orang dengan masalah kejiwaan (ODMK)
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Theofilus Richard
Penggunaan zat adiktif ini mendongkrak jumlah orang dengan gangguan jiwa secara tajam.
Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa pada Dinas Kesehatan Jabar, Arief Sutedjo, mengatakan saat ini anak-anak memiliki potensi tinggi menjadi sakit jiwa dengan kondisi sosial yang berkembang di masyarakat.
Untuk mengurangi dampak negatif tersebut, orang tua dan guru di sekolah memiliki peran penting membangun sikap anak.
"Misalnya guru harus bisa mengajarkan anak agar menghindari hal negatif yang bisa ada di sekolah. Mereka juga harus diajarkan bisa bergaul dengan lingkungan yang baik," ujar dia.
• Pedagang Minta Status Gunung Tangkubanparahu Diturunkan jadi Normal, Begini Kondisinya Sekarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anak-anak-dengan-gadget_20161213_190220.jpg)