Pedagang Minta Status Gunung Tangkubanparahu Diturunkan jadi Normal, Begini Kondisinya Sekarang

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan saat ini aktivitas Vulkanik Gunung Tangkubanparahu

Pedagang Minta Status Gunung Tangkubanparahu Diturunkan jadi Normal, Begini Kondisinya Sekarang
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Kondisi Gunung Tangkubanparahu, Kamis (10/10/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan saat ini aktivitas Vulkanik Gunung Tangkubanparahu sudah mengalami penurunan, namun untuk statusnya masih Level II (Waspada).

Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan, berdasarkan pengamatan visual, saat ini masih teramati asap berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal dengan ketinggian sekitar 40 hingga 150 meter dari dasar kawah.

"Memang aktivitasnya saat ini sudah menurun, tapi untuk penurunan statusnya, para pedagang harus besabar karena untuk keputusan bukan pada level kita yang disini," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (10/10/2019).

Sementara untuk kegempaan, Hendra menyebutkan, sudah terjadi lima kali gempa hembusan dengan amplitudo yang terekam dari seismograf 2 hingga 10 milimeter dan durasinya 7 hingga 13 detik.

Fitri Andriana Pelaku Penusukan Wiranto Dikenal Religius, Sering Bercadar, dan Belajar Memanah

Kendati demikian, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat dan pedagang tidak mendekati Kawah Ratu yang ada di puncak Gunung Tangkubanparahu dalam radius 1,5 kilometer dari kawah aktif.

"Masyarakat juga diharapkan tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, tidak terpancing isu-isu tentang letusan Gunung Tangkubanparahu dan harus selalu mengikuti arahan BPBD setempat," katanya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang yang biasa berjualan di Gunung Tangkubanparahu meminta PVMBG untuk menerunkan status gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level I (Normal).

Hal tersebut dilakukan para pedagang akibat level Gunung Tangkubanparahu masih waspada itu, para pedagang tidak bisa berjualan karena tempat wisata itu masih ditutup dan tidak bisa dikunjungi wisatawan.

Sepasang Kekasih Berkomplot Bunuh Bayinya, Dimasukan ke Jok Motor Sebelum Dikuburkan

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved