Kronologi Pencabulan Siswi SMP yang Buat Cisompet Rawan, Diantar Pulang Malah Bertemu Ayah Korban

Kronologi pencabulan siswi SMP yang membuat Cisompet rawan. Korban diantar pulang malah bertemu ayah korban.

Kronologi Pencabulan Siswi SMP yang Buat Cisompet Rawan, Diantar Pulang Malah Bertemu Ayah Korban
Tribun Jateng/Bram Kusuma
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Enam pelaku pencabulan terhadap seorang siswi SMP di Cisompet, Garut, dilimpahkan ke Polres Garut dari polsek.

Ini karena situasi di lokasi rawan.

Keluarga korban tak terima dengan peristiwa tersebut.

Semula korban melapor ke Polsek Cisompet.

"Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polres karena situasi di sana rawan. Keluarga korban merasa tidak terima dengan apa yang dialami anaknya," ujarnya.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (30/9/2019) malam di sebuah rumah kosong di Cisompet.

Korban sendiri tercatat warga Pameungpeuk.

Polisi kemudian mengamankan enam pelaku pencabulan.

Tiga dari enam pelaku juga masih berusia di bawah 17 tahun.

Kasatreskrim Polres Garut, AKP Maradona Armin Mappaseng, mengatakan keenam warga Kecamatan Cisompet itu menyetubuhi siswa SMP di sebuah rumah kosong.

Halaman
123
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved