Senin, 11 Mei 2026

Permintaan Air Bersih di Bandung Barat Terus Bertambah Selama Musim Kemarau

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Dicky Maulana, mengatakan, meski permintaan distribusi air bersih itu terus bertambah

Tayang:
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
BPBD KBB saat mendistribusikan air bersih ke warga Kecamatan Cisarua beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT- Permintaan air bersih dari masyarakat ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) selama musim kemarau tahun ini terus bertambah.

Saat ini, warga di 11 kecamatan di Bandung Barat mengalami krisis air bersih, terutama untuk kebutuhan sehari-hari. 

Akibatnya, permintaan distribusi air bersih itu terus mengalami peningkatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB, Dicky Maulana, mengatakan, meski permintaan distribusi air bersih itu terus bertambah, pihaknya belum bisa memastikan seberapa meluasnya kekeringan di KBB.

"Hanya dari setiap kecamatan ada permintaan tambah pengiriman air bersih, kalau kekeringannya masih tetap sama (belum meluas)," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu (29/9/2019).

Kecamatan yang mengalami krisis air bersih itu antara lain Kecamatan Cipatat, Sindangkerta, Cipongkor, Parongpong, Cihampelas, Ngamprah, Padalarang, Cipeundeuy, Cisarua dan Batujajar.

Kemarau Lebih Panjang, 15 Desa di Kabupaten Purwakarta Krisis Air Bersih

PDAM Kabupaten Cirebon Pastikan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Gratis

"Meski permintaannya terus bertambah, kami akan terus berupaya memenuhi permintaan mereka dan akan tetap selalu diupayakan," kata Dicky Maulana.

Untuk memenuhi permintaan air bersih dari masyarakat itu, pihaknya bekerja sama dengan sejumlah relawan, seperti Komunitas Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan berkoordinasi dengan berbagai pihak penyedia air, khususnya PDAM Tirta Raharja.

"Iya seperti biasa kami tetap koordinasi dengan relawan dan PDAM untuk pendistribusian air bersih, sehingga pasokan air akan tetap aman dan terlayani," katanya.

Dalam pengiriman air bersih untuk masyarakat itu, BPBD KBB menggunakan mobil tangki kapasitas 5.000 liter dan pengirimannya juga dilakukan secara bergiliran.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved