PDAM Kabupaten Cirebon Pastikan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Gratis

P‎DAM Tirtajati Kabupaten Cirebon, pastikan bantuan air bersih bagi masyarakat pelanggan dan non pelanggan selama musim kemarau, tidak dipungut biaya

PDAM Kabupaten Cirebon Pastikan Bantuan Air Bersih Untuk Masyarakat Gratis
toaksgogreen.org
Ilustrasi: Air bersih tak mengalir. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Perusahaan Daerah Air Minum (P‎DAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon, pastikan bantuan air bersih bagi masyarakat pelanggan dan non pelanggan selama musim kemarau, tidak dipungut biaya.

Dirut PDAM Tirtajati Kabupaten Cirebon, Suharyadi, mengatakan, segala bentuk bantuan itu tidak dipungut biaya apa pun, kalau ada yang memungut itu adalah oknum petugas PDAM.

"Ini memang gratis, tapi harus melalui mekanismenya, yaitu membuat surat, nanti kami akan menjadwalkan," kata Suharyadi di Kantor PDAM Tirtajati Kabupaten Cirebon, Jalan Sunan Drajat, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/9/2019).

Atasi Kekeringan, PDAM Tirta Jati Cirebon Mengaku Siap Pasok Air Bersih Meski Bukan Pelanggan

Suharyadi mengatakan, bantuan air bersih yang dilakukan oleh PDAM dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, lebih banyak dibandingkan dengan tahun lalu.

Hingga saat pihaknya telah mensuplai sebanyak 400 tangki air ke 12 kecamatan di Kabupaten Cirebon.

"Kalau kemarau sekarang lebih parah, sudah tiga bulan tidak hujan. Kalau kemarin dua bulan tidak hujan," katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, mengaku siap mensuplai air bersih pada musim kemarau untuk masyarakat Kabupaten yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Bicara Revisi UU KPK, Calon Rektor Unpad Keri Lestari Sebut Sikap Akademisi Harus Berdasarkan Kajian

Muluskan RUU Revisi, Benarkah Jokowi Terganggu oleh KPK? Fahri, Istana dan Pengamat Beda Pendapat

Kepala Seksi Kedarutan dan Logistik, Eman Sulaeman, ‎mengatakan, untuk mendapatkan suplai air bersih masyarakat diminta untuk mengajukan surat langsung ke Plt Bupati Cirebon dan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon.

"Surat tersebut harus disertai berita acara kekeringan yang ditandatangani langsung oleh kepala desa dan camat," kata Eman.

Setelah adanya surat tersebut, kata Eman, pihaknya akan langsung meninjau kondisi di lapangan, benar atau tidak mengalami kekeringan, sehingga bila benar suplai air bersih langsung diberikan.

Eman mengatakan, untuk suplai bersih, pihaknya berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati dan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cirebon, terkait penyediaan air serta armada.

"‎Meskipun akan mensuplai air bersih, kami pun meminta masyarakat untuk hemat air. Karena saat ini Kabupaten Cirebon dinyatakan siaga darurat air bersih dari 1 Juli sampai 31 Oktober," katanya

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved