Heboh Menkumham Yasonna Laoly Minta Maaf dan Mengundurkan Diri, Ternyata Mau Pindah Kantor ke DPR RI

Publik sempat dihebohkan dengan permintaan maaf Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang diiringi dengan pernyataan pengunduran diri dari Kabinet Kerj

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra via Kompas.com
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (tengah) memberikan keterangan pers di Jakarta, Jumat (20/9/2019). Yasonna memberikan penjelasan terkait penundaan pengesahan revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan menanggapi Revisi UU Pemasyarakatan. 

TRIBUNJABAR.ID - Publik sempat dihebohkan dengan permintaan maaf Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly yang diiringi dengan pernyataan pengunduran diri dari Kabinet Kerja, Jumat (27/9/2019).

Ia juga mengatakan telah menyerahkan surat pengunduran diri itu kepada Presiden Jokowi.

Ternyata pengunduran diri tersebut dikarenakan ia akan pindah kantor ke Senayan, Jakarta, menjadi anggota DPR RI.

Pada Pemilu 2019, Yasonna Laoly adalah caleg PDIP dapil Sumatera Utara I.

Menteri Yasonna Mengaku Terlambat Datang Rapat saat Ditanya Opsi Mencabut UU KPK Hasil Revisi

Berdasarkan penghitungan KPU, ia berhasil lolos menjadi anggota DPR RI terpilih.

Pelantikan anggota DPR RI periode 2019-2024 akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2019.

Kepala Biro Humas Kemenkumham Bambang Wiyono membenarkan surat itu.

"Ya, karena tidak boleh rangkap jabatan," kata Bambang saat dikonfirmasi, Jumat (27/9/2019) malam.

Dalam suratnya, Yasonna Laoly memohon pengunduran diri terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2019, tepat saat ia akan dilantik sebagai anggota DPR RI.

Dalam surat itu ia juga menjelaskan bahwa tidak diperbolehkan rangkap jabatan sebagai anggota DPR RI dan menteri sesuai dengan pasal 23 UU Nomor 39 Tahun 2008.

 Yasonna Laoly pun mengucapkan terima kasih kepada Jokowi atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan selama ini.

"Selain itu, saya juga meminta maaf apabila selama menjabat sebagai menteri terdapat banyak kekurangan dan kelemahan," tulis dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo akan menunjuk pelaksana tugas untuk menggantikan dua menterinya yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2019.

"Kurang lebih sikap Pak Presiden mengangkat plt untuk beberapa jabatan menteri yang kosong, kan tidak banyak," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Bogor, Jumat (2/9/2019).

Dua menteri Jokowi yang akan dilantik sebagai anggota DPR RI yakni Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly Laoly.

Keduanya berasal dari PDIP. Plt yang menggantikan keduanya akan mengisi kekosongan sampai masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla berakhir pada 20 Oktober.

"1 oktober dilantik, nanti masih ada waktu 20 hari lagi (untuk Plt bekerja)," kata Pratikno.

Hingga kini belum ada penunjukkan Plt untuk kedua jabatan itu. (Kompas.com/Ihsanuddin)

Sudjiwo Tedjo Beri Dian Sastro Gelar Putri Reformasi Setelah Balas Komentar Bodoh dari Yasonna

Sumber: Kompas
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved