Bukalapak Bikin Heboh, Aplikasinya Mendadak Hilang di Play Store, Ini yang Sebenarnya Terjadi

Aplikasi layanan e-commerce Bukalapak mendadak hilang dari Google Play Store sejak Rabu, (18/9/2019) malam kemarin.

Bukalapak Bikin Heboh, Aplikasinya Mendadak Hilang di Play Store, Ini yang Sebenarnya Terjadi
KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Ilustrasi Bukalapak. 

Dalam twitnya, Zaky menulis, "Omong kosong industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451 B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11.

Taiwan 33B 14. Australia 23B 24 Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin".

Teten mengatakan, Presiden menasihati Zaky karena menggunakan data lama.

Padahal, anggaran untuk riset dan pengembangan (research and development/R&D) di Indonesia saat ini sudah jauh lebih meningkat.

"Walaupun beliau (Presiden) sepakat dengan substansi yang diangkat Zaky soal R&D (research and development), tapi juga memang Zaky keliru dari data yang dipakai," kata Teten.

Teten menegaskan, walau menasihati Zaky, Presiden Jokowi tidak marah.

Presiden justru akan menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak uninstall aplikasi Bukalapak.

 Dua Pria Ini Terbilang Nekat, Selundupkan Sabu-sabu ke Sel Tahanan Mapolres Sumedang

Hal itu untuk menanggapi reaksi para pendukung Jokowi yang marah dengan kicauan Zaky.

"Beliau (Presiden) pahamlah. Ini kan Zaky masih anak muda, mungkin ada khilaf, kesalahan. Tapi kan ini Presiden melihat Zaky orang baik," kata Teten.

Dalam pertemuan tersebut, Zaky menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Jokowi atas kicauannya.

Halaman
1234
Editor: Widia Lestari
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved