Target Pasang WiFi di 600 Desa di Jabar, Ridwan Kamil Ingin Pacu Digitalisasi Berbagai Sektor

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut bahwa Pemprov Jabar akan memasang infrastruktur WiFi di 600 desa di Jawa Barat.

Target Pasang WiFi di 600 Desa di Jabar, Ridwan Kamil Ingin Pacu Digitalisasi Berbagai Sektor
Kompas.com/Wahyunanda Kusuma P
Ridwan Kamil saat memegang trofi penghargaan DX Leader dalam acara IDC Digital Transformation Awards 2019. 

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut bahwa Pemprov Jabar akan memasang infrastruktur WiFi di 600 desa di Jawa Barat.

Ia mengatakan bahwa itu adalah upaya untuk digitalisasi desa-desa di Jawa Barat. Sehingga diharapkan meningkatkan potensi daerah dan mempercepat layanan birokrasi.

"Kami punya political will dan revolusi teknologi menawarkan lompatan, jika digabung menjadi Digital West Java", ungkap Ridwan Kamil saat ditemui media dalam acara IDC Digital Transformation Awards 2019, di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Beban APBD Indramayu Bakal Meningkat, Sekarang Saja Setahun Rp 55 M

Targetnya, sekitar 5.000 desa akan memiliki WIFi publik dalam tiga tahun mendatang. Jika tercapai, artinya hampir semua desa di Jawa Barat yang berjumlah 5.899 akan terpapar WiFi.

Ridwan Kamil mengatakan ingin menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang tidak hanya memiliki pusat riset dan teknologi saja, namun aplikasi teknologi secara inklusif.

Selain pemasangan WiFi, Jawa Barat juga memiliki program "Sapawarga" yang akan memudahkan komunikasi antara pemimpin dan perwakilan RW (rukun warga) melalui aplikasi.

Ada pula program Jabar Digital Service yang bertujuan untuk mengelola manajemen pemerintah daerah agar lebih cepat memberikan layanan dan lebih transparan.

Digitalisasi juga menyentuh sektor pertanian dan nelayan dengan interaksi internet of things (IoT).

"Di Indramayu sekarang memberi makan ikan lele sudah pakai smartphone dengan e-fishery", kata Ridwan Kamil.

Guru Besar ITB Ingin Teruskan Mimpi BJ Habibie, Ini yang Dilakukannya

Di setiap kolam iklan lele, kata Ridwan Kamil, akan dipasang sebuah sensor pengendali yang akan menggerakan mesin dan akan mengeluarkan makanan. Ridwan Kamil mengklaim dengan cara ini, produksi bisa meningkat dua kali lipat.

"Kita juga membantu pesantren dan desa menjual langsung produk mereka ke e-commerce, jadi ada Tokopedia, Blibli, dan Bukalapak yang jadi mitra kita", lanjutnya.

Dalam acara ini, Ridwan Kamil dianugerahi DX Leader 2019 oleh firma riset pasar IDC.

"Mentranformasikan daerah menuju IT adalah tantangan yang sulit," kata Sudev Bangah, Managing Director, IDC ASEAN saat ditanya alasannya memilih Ridwan Kamil Kamil sebagai pemenang.

Menurut Mevira Munindra, Head of Operation IDC Indonesia, pihaknya juga menilai inisiasi projek yang dikembangkan Ridwan Kamil Kamil untuk Jawa Barat dan bagaimana ia berkolaborasi dengan berbagai platform digital, semisal startup lokal dan pengunaan IoT. (Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Jika Gaji Carmi Tak Dibayar Tuntas Majikan, KBRI Riyadh akan Tempuh Jalur Hukum

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved