Kecelakaan Maut di Cipularang

Dua Sopir Truk Jadi Tersangka, Bawa Beban Berlebih Hampir Tiga Kali Lipat, Imbasnya Sangat Fatal

Dua sopir truk jadi tersangka. Bawa beban berlebih hampir tiga kali lipat. Imbasnya sangat fatal.

Dua Sopir Truk Jadi Tersangka, Bawa Beban Berlebih Hampir Tiga Kali Lipat, Imbasnya Sangat Fatal
Tribun Jabar/Ery Chandra
Konferensi pers Polres Purwakarta terkait kecelakaan maut di Cipularang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, ery chandra

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Polres Purwakarta menetapkan DH dan Subana (40) sebagai tersangka kecelakaan maut di Tol Cipularang, Senin (2/9/2019).

Keduanya merupakan sopir dump truk yang mengakbatkan kecelakaan.

DH merupakan pengemudi dump truk bernomor polisi B 9763UIT dan Subana pengemudi truk benomor polisi B 9410 UIU.

Polisi menilai mereka lalai saat mengemudikan kendaraan, sehingga menyebabkan 8 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat, dan 25 orang luka ringan.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan pihaknya menetapkan dua orang tersangka berdasarkan keterangan para saksi-saksi, keterangan tersangka, dan barang bukti yang berada di lokasi kejadian kecelakaan.

Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan olah barang bukti untuk melihat keterkaitan kuat antara kasus truk terguling oleh pengemudi DH yang meninggal dunia dengan kasus yang kedua.

"Dua tersangka ini sudah ditetapkan," katanya.

Menurutnya, penetapan tersangka karena terdapat unsur kelalaian, sehingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia.

Dari hasil penyelidikan, tersangka S bersama-sama dengan DH mengemudikan truk dengan tipe, jenis, dan perusahaan yang sama.

Halaman
12
Penulis: Ery Chandra
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved