Jenazah Terpanggang di Cidahu

Kakak Pupung Sadili Marah Besar, Aulia Kesuma Pembunuh Suami dan Anak Beri Kesaksian Menjengkelkan

Aulia Kesmua, wanita yang membunuh suami dan anaknya, beri kesakisan membunuh karena dapat ancaman dibunuh. Kakak Pupung Sadili marah besar.

Kakak Pupung Sadili Marah Besar, Aulia Kesuma Pembunuh Suami dan Anak Beri Kesaksian Menjengkelkan
facebook aulia kesuma dan kompas
Aulia Kesuma, perempuan pembunuh suaminya, Pupung Sadili 

Kakak Tertua Pupung Sadili Marah Besar, Wanita Sadis Aulia Kesuma Beri Kesaksian Menjengkelkan, Beber Sifat Asli Sang Adik

TRIBUNJABAR.ID - Kakak kandung Pupung Sadili atau Edi Chandra Purnama, korban pembunuhan oleh istri muda, Aulia Kesmua, marah besar.

Asoka Wardana, kakak tertua Pupung Sadili marah besar mendengar ocehan Aulia Kesmua yang melakukan pembunuhan suami dan anak tirinya dengan cara menyewa algojo  karena mendapatkan ancaman dari Pupung Sadili.

Pengakuan Aulia Kesuma yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan diancam akan dibunuh sang suami, dibantah keras kakak tertua almarhum Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili.

TANGISAN Keluarga Sambut Jenazah Pupung Sadili dan Anaknya: Kuatin Hamba Ya Allah, Astagfirullah

Kakak tertua Pupung Sadili, Asoka Wardana lalu membeber sifat asli sang adik.

Menurut Asoka Wardana, Pupung Sadili merupakan sosok pria yang baik, sederhana, tapi juga naif jika menyangkut perempuan.

"Almarhum (Edi) tak pernah melakukan KDRT sama sekali. Maka itu, banyak hal yang harus kami luruskan terkait almarhum.

Sedangkan anak Pupung, M Adi Pradana alias Dana, merupakan orang yang punya dedikasi tinggi dan pintar," ungkapnya ketika ditemui di pemakaman sang adik di TPU Jeruk Purut, Cilandak Barat.

Aksi Polisi Ungkap Kasus Aulia Kesuma, Bak Film Detektif, Istri Pupung Kaget, Pucat, Akhirnya Ngaku

Tak hanya meluruskan isu KDRT yang dikatakan Aulia Kesuma, Asoka berharap agar pihak berwajib mengadili pelaku dengan hukuman yang setimpal.

"Kita tunggu saja proses hukumnya seperti apa, kita tunggu hasilnya nanti seperti apa, dan kita ikuti alurnya. Semoga Tuhan membalas perbuatannya dengan baik," katanya.

Halaman
1234
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved