Selasa, 5 Mei 2026

Mengenal Segitiga Rebana, Tegalluar, dan Walini, Calon Ibu Kota Baru Jabar, Ada yang Rawan Banjir

Ada tiga wilayah yang disebut Ridwan Kamil bakal dikaji terkait wacana pemindahan ibu kota Jawa Barat.

Tayang:
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
TribunJabar.id/Hakim Baihaqi dan istimewa
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan, tiga wilayah calon ibu kota Jawa Barat adalah Tegalluar di Bojongsoang, Walini di Cikalongwetan, dan di antara Segitiga Rebana (Cirebon-Kertajati-Patimban). 

"Hyundai akan besar-besaran pindah ke Jabar. Kalau dihitung nilai investasinya lebih dari Rp 40 triliun. (Lokasinya) Info Rebana ini kan baru, nanti kalau jadi pertimbangan ya silakan. Kalau gak di Rebana juga gak ada masalah," kata Ridwan Kamil.

Tegalluar

Tegalluar termasuk dalam kawasan proyek LRT (Light Rail Transit).

Proyek LRT yang dibangun di Tegalluar itu akan menghubungkan Stasiun Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung di Tegalluar dengan pusat Kota Bandung.

Jalur LRT Tegalluar -Stasiun Bandung menggunakan rel kereta api eksisting double track.

Tegalluar Calon Ibu Kota Provinsi Jawa Barat Disebut Termasuk Cekungan Bandung dan Rawan Bencana Ini

Pola pembangunan sarananya menggunakan sistem Business to Business (B to B).

Rencananya, jalur LRT tersebut akan selesai di bulan Juni-Juli 2021.

Bila trase pertama Tegalluar-Stasiun Bandung rampung, pemerintah akan merangkaikan trase tersebut dengan delapan trase LRT Bandung Raya.

Melansir dari buku Kecamatan Bojongsoang Dalam Angka yang diterbitkan BPS Kabupaten Bandung pada 2017, Tegalluar merupakan desa terbesar di Kecamatan Bojongsoang.

Areal persawahan di Tegalluar, Bojongsoang, yang masih terendam banjir.
Areal persawahan di Tegalluar, Bojongsoang, yang masih terendam banjir. (Tribun Jabar/Hakim Baihaqi)

Di Kecamatan Bojongsoang, ada enam desa termasuk Tegalluar, yakni Bojongsari, Bojongsoang, Lengkong, Cipagalo, dan Buahbatu.

Desa Tegalluar termasuk wilayah Cekungan Bandung, sehingga rawan terjadi banjir.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat (Ekjah) Kabupaten Bandung, Marlan melalui telepon seluler menuturkan jika dilihat dari sisi rencana tata ruang Pemerintah Kabupaten Bandung rencana gubernur tersebut sangat mungkin dilakukan.

Kerena Desa Tegalluar sendiri dalam rencana tata ruang Kabupaten Bandung termasuk wilayah perkembangan. Sehingga boleh dibangun perkantoran, permukiman termasuk wilayah terbuka hijau.

Disebut Jadi Calon Ibu Kota Baru Jabar, Tegalluar Ternyata Rawan Banjir, Begini Penjelasannya

"Dulu area Tegalluar di dalam tata ruangnya ada 3500 hektar yang dijadikan area kawasan perkembangan," katanya tadi malam.

"Tetapi karena itu termasuk bagian cekungan Bandung, 10 persen dari wilayah Tegalluar itu harus dijadikan danau atau wilayah tangkapan air, ditakutkannya terjadi banjir," tambahnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved