Operasi Patuh Lodaya 2019

Ini Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi Saat Operasi Patuh Lodaya, Kapolda Minta Bersikap Humanis

Ini jenis pelanggaran yang disasar polisi saat Operasi Patuh Lodaya. Kapolda minta polisi humanis.

Ini Jenis Pelanggaran yang Disasar Polisi Saat Operasi Patuh Lodaya, Kapolda Minta Bersikap Humanis
Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyematkan pita tanda Operasi Patuh Lodaya 2019 di lapangan Mapolda Jabar, Kamis (29/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apel gelar pasukan Operasi Patuh Lodaya 2019 digelar di lapangan Mapolda Jabar, Kamis (29/8/2019).

Apel dipimpin oleh Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

Ia memerintahkan agar saat melakukan Operasi Patuh Lodaya 2019 petugas harus bersikap humanis.

"Saat menegakkan hukum terhadap masyarakat, harus bersikap humanis. Contohnya, sewaktu memberhentikan masyarakat, tidak perlu menunjukkan wajah merengut, pakailah ekspresi senyum. Masyarakat pasti berhenti, kan, petugas sudah menggunakan seragam lalu lintas. Jika sewaktu dialog, masyarakatnya marah, ya, polisi jangan ikut marah," kata Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Kamis (29/8/2019).

Tujuan dari operasi tersebut dikatakannya ialah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang banyak menimbulkan korban luka hingga meninggal dunia.

Kapolda Jabar menambahkan, tujuan lainnya ialah untuk menciptakan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Jika ada masyarakat yang marah, Kapolda menyarankan kepada anggotanya agar menjawab bahwa apa yang dilakukan polisi tersebut merupakan tugas pokok polisi.

Operasi patuh Lodaya 2019 akan digelar dari tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Sasarannya ialah, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar.

Halaman
123
Penulis: Daniel Andreand Damanik
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved