Kesal Dihujat, Waria Ajak 2 Temannya Bunuh Pria 60 Tahun Pemilik Salon di Lubuklinggau

Polisi menemukan korban bernama Effendi alias Lien pung Loi alias Ipung (60) tewas bersimbah darah di dalam salon miliknya yang berada di Jalan Yos S

Kesal Dihujat, Waria Ajak 2 Temannya Bunuh Pria 60 Tahun Pemilik Salon di Lubuklinggau
Tribun Jabar
Ilustrasi Pembunuhan_Penangkapan 

TRIBUNJABAR.ID, PALEMBANG - Seorang waria nekat membunuh pria berusia 60 tahun karena sakit hati dihujat.

Polisi menemukan korban bernama  Effendi alias Lien pung Loi alias Ipung (60) tewas bersimbah darah di dalam salon miliknya yang berada di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (24/8/2019).

Akhirnya waria bernama Apriyanto alias Wahab alias Siska Sarangheo (39), ditangkap petugas saat sedang bersembunyi di kawasan wilayah Tanjung Aman, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Selasa (27/8/2019).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono mengatakan, dalam penyelidikan, Siska diduga adalah pelaku utama yang telah menghabisi nyawa korban sehingga dia pun langsung ditangkap petugas.

Kebohongan Besar Giovanni Kelvin Dibongkar, Pantas Hubungannya dengan Aulia Kesuma Ada yang Janggal

"Sempat buron selama empat hari, lalu keberadaan tersangka diketahui dan langsung ditangkap. Dia mengakui perbuatannya," kata Dwi, Rabu (28/8/2019).

Dwi mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka Siska menghabisi nyawa Ipung karena sakit hati setelah menerima hujatan dari korban.

Tak terima setelah dihujat dengan kata-kata kasar, Siska lalu mengajak dua rekannya yang masih buron untuk mendatangi kediaman korban.

Korban yang sedang berada di dalam salon langsung diserang dengan menggunakan senjata tajam oleh tiga pelaku.

Akibat serangan secara mendadak itu, Ipung tewas karena mengalami luka di bagian kepala dan luka tusukan di sekujur tubuhnya.

"Dua pelaku lagi masih dikejar. Motif pembunuhan ini, pelaku sakit hati dengan korban," ujar Kapolres.

Dwi mengimbau, dua pelaku pembunuhan yang kini masih buron agar menyerahkan diri dikarenakan identitas mereka telah didapatkan.

"Kami imbau menyerahkan diri, kalau tidak kami akan berikan tindakan tegas," ujar dia.

Heboh Mayat Bayi Dalam Kaleng Biskuit Ditemukan Warga di Saluran Selokan Mataram, Sleman

Pembunuh Satu Keluarga di Banyumas Tak Langsung Kuburkan Korban, Ditumpuk di 1 Kamar Lebih Dulu

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved