Pembunuh Satu Keluarga di Banyumas Tak Langsung Kuburkan Korban, Ditumpuk di 1 Kamar Lebih Dulu

Irvan dan Putra adalah anak dari Saminah (53). Rencana pembunuhan ini telah diketahui Samina dan seorang anaknya yang lain, Sania Roulitas alias Sania

Pembunuh Satu Keluarga di Banyumas Tak Langsung Kuburkan Korban, Ditumpuk di 1 Kamar Lebih Dulu
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Warga memadati lokasi penemuan kerangka manusia di kebun belakang rumah Misem (76) warga Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BANYUMAS - Setelah membunuh empat korban yang merupakan satu keluarga di Banyumas, dua pembunuh, Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27), tidak langsung mengubur korban pada 9 Oktober 2014.

Irvan dan Putra adalah anak dari Saminah (53). Rencana pembunuhan ini telah diketahui Samina dan seorang anaknya yang lain, Sania Roulitas alias Sania (37).

Bahkan Saminah berkomplot untuk terlebih dulu mengamankan sang ibu, Misem (76), di rumahnya agar tak melihat pembunuhan itu.

Hal itu diketahui setelah polisi menggelar prarekontruksi di Grumbul Karanggandul, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/82019).

5 Tahun, Ibu dan 3 Anaknya Tutupi Pembunuhan Sadis di Banyumas, 4 Kerangka Manusia Ditemukan

Kanit III Satuan Reserse Kriminal Polres Banyumas Ipda Rizky Adhiansyah mengatakan, dalam prarekonstruksi ada 18 adegan yang diperagakan oleh para tersangka dari mulai perencanaan hingga penguburan jasad korban.

"Setelah membunuh keempat korban pada tanggal 9 Oktober 2014 dari mulai sekitar pukul 14.00 hingga maghrib, jasad ditumpuk di salah satu kamar rumah Misem (76). Untuk penguburannya dilakukan keesokan harinya," kata Rizki, Rabu.

Kemudian pada 10 Oktober 2014 pagi, tersangka Irvan dan adiknya Putra membuat lubang di bekas kubangan lumpur untuk mengubur jasad korban.

"Jasad korban kemudian baru dikubur pada malam hari. Malam itu juga barang bukti yang digunakan untuk membunuh ditimbun di sekitar kebun," jelas Rizky.

Rizky mengatakan prarekonstruksi diperlukan untuk memberi gambaran proses pembunuhan tersebut.

Prarekonstruksi sekaligus untuk melihat peran masing-masing tersangka.

Siasat Licik Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Diungkap Tak Sengaja Oleh Tetangga

Seperti diberitakan, tiga anak Misem, yaitu Supratno alias Ratno (51), Sugiono alias Yono (46) dan Heri Sutiawan alias Heri (41) serta cucu Misem, Vivin Dwi Loveana alias Vivin (22), yang sempat dikabarkan hilang hampir lima tahun ternyata dibunuh.

Kerangka keempat anggota keluarga Misem ini ditemukan terkubur di belakang rumah Misem.

Tersangka pembunuhan adalah anak kedua Misem, Saminah dan anak Saminah, Irvan dan Putra, dan Sania.

Sania juga diduga menjual barang-barang milik korban.

Keempat pelaku ditangkap setelah lima tahun menyembunyikan kasus tersebut. Pembunuhan dilatarbelakangi masalah tanah. (Kompas.com/Fadlan Mukhtar Zain)

KRONOLOGI Pembunuhan Sadis 4 Anggota Keluarga di Banyumas Gara-gara Cekcok Harta

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved