Ridwan Kamil Sebut Pemprov Jabar Tarik Raperda Pendidikan Keagamaan, Bakal Diusulkan Jadi Pergub

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menarik rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pendidikan keagamaan dari pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat.

Ridwan Kamil Sebut Pemprov Jabar Tarik Raperda Pendidikan Keagamaan, Bakal Diusulkan Jadi Pergub
Tribunjabar/Syarif Abdussalam
Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Rabu (14/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhammad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menarik rancangan peraturan daerah (raperda) tentang pendidikan keagamaan dari pembahasan di DPRD Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut dilakukan setelah Pemprov Jabar mendapat masukan dari Kementerian Dalam Negeri.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan bahwa raperda yang sudah digodok bersama Pansus II DPRD Jabar harus ditarik kembali seusai pihaknya berkonsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan DPR RI.

"Memberikan masukan dan saran agar pembahasan raperda tentang pendidikan keagamaan menunggu ditetapkannya Undang-Undang tentang Pesantren," katanya dalam Rapat Paripurna DPRD Jabar, Bandung, Kamis (22/8/2019).

Soal Isu Provinsi Bogor Raya, Ridwan Kamil: Wacana Politik Ini Harus Realistis dan Logis

Menurutnya, pemerintah pusat dalam konsultasi tersebut menuturkan bahwa urusan agama merupakan usulan absolut pemerintah pusat.

Terlebih, rancangan UU Pesantren sudah pada tahap penyiapan draft final. Menurut agenda, undang-undang tersebut akan ditetapkan pada Oktober 2019.

Menyikapi penarikan kembali raperda pendidikan keagaman, pihaknya meminta dukungan DPRD Jabar agar pengaturan pendidikan agama dapat dilakukan dalam bentuk Peraturan Gubernur.

"Mengingat maksud dan tujuan mengatur pendidikan agama dan pendidikan keagamaan merupakan program strategis Provinsi Jawa Barat yang telah tertuang dalam RPJMD 2018-2023," tuturnya.

Ridwan Kamil memaparkan, tujuan raperda ini dibentuk guna memfasilitasi pendanaan penyelenggaraan pendidikan keagamaan, memperkuat aspek kelembagaan pendidikan keagamaan, meningkatkan kapasitas SDM tenaga pendidik lembaga keagamaan, juga peserta didik.

"Sekaligus meningkatkan profesionalitas dan akuntabilitas pengelola satuan pendidikan keagamaan di Provinsi Jawa Barat," ujarnya

Berupaya Bantu Petambak Ikan, Ridwan Kamil Sebut Sistem e-Fishery Bisa Disebar ke Petambak di Jabar

Pembangunan Overpass Lingkar Sukabumi Dimulai, Ridwan Kamil Meletakkan Batu Pertama

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved