Pembangunan Overpass Lingkar Sukabumi Dimulai, Ridwan Kamil Meletakkan Batu Pertama

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Overpass Cibeureum di Lingkar Sukabumi Segmen 3

Istimewa
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Overpass Cibeureum di Lingkar Sukabumi Segmen 3, Rabu (21/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, M Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Overpass Cibeureum di Lingkar Sukabumi Segmen 3, Rabu (21/8/2019).

Jembatan ini akan melintang di atas rel kereta api dan semakin melancarkan arus lalu lintas di jalan Lingkar Sukabumi.

Dalam sambutannya, Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil ini berharap pembangunan jalan Lingkar Sukabumi segera rampung dan mendorong peningkatan perekonomian masyarakat Sukabumi dan sekitarnya.

"Di mana ada pembangunan infrastruktur, akan ada pertumbuhan. Saya lihat di Sukabumi juga untuk tahun-tahun ke depan pembangunan ada banyak," kata Ridwan Kamil dalam kesempatan tersebut.

Pembangunan infrastruktur, kata Ridwan Kamil, biasa diikuti oleh pembangunan daerah di sekitarnya. Contohnya, kata dia, pembangunan di sekitar jalan yang dibangun pun akan berkembang.

Secara keseluruhan, pembangunan Jalan Lingkar Sukabumi sepanjang 19 kilometer ini masih berlangsung, termasuk yang memotong jalur kereta api sehingga perlu dibangun jembatan di atasnya. Pembangunan terdiri atas empat segmen.

Moratorium Pemekaran Kabupaten Masih Berlaku, Ridwan Kamil Nilai Pemekaran Desa Lebih Solutif

Ridwan Kamil Segera Bangun Masjid dan Hotel Terapung di Waduk Jatiluhur, Begini Konsepnya

Pembangunan segmen 1 Cibolang-Pelabuhan dilakukan pada 2012 dan Segmen 2 Pelabuhan-Baros dilakukan pada 2003. Kedua segmen ini telah rampung.

Pembangunan Segmen 3 Baros-Sukaraja dilakukan sejak 2009, sedangkan segmen 4 dari Sukaraja belum dilakukan.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Kamil mengatakan sejumlah infrastruktur lain tengah dibangun di Jawa Barat.

Mulai dari Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi, Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan yang akan menghubungkan Bandung dengan Bandara Kertajati, sampai pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang yang masih berlangsung.

Tol penghubung Bandung-Garut-Tasikmalaya-Ciamis-Banjar, katanya, juga masih dalam proses lelang dan diharapkan segera dimulai pembangunannya.

"Kita segera punya kereta api cepat pertama di Asia Tenggara, belum pernah ada di Singapura, Thailand, Malaysia, dan lainnya. Ketika beres, waktu tempuh Jakarta-Bandung dari 4 jam jadi 40 menit. Akan lebih banyak pergerakan orang dan barang. Karena pergerakan cepat, jadi alasan buat perkembangan kota-kota baru di wilayah," katanya. 

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved