Elwanggi Penjual Kerupuk Gurilem Tunanetra, Ngaku Sempat Ditipu Pembeli

Elwanggi mengaku berjualan kerupuk gurilem berkeliling Kota Cimahi bahkan hingga ke Kota Bandung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

Elwanggi Penjual Kerupuk Gurilem Tunanetra, Ngaku Sempat Ditipu Pembeli
syarif pulloh anwari/tribun jabar
Elwanggi, penjual kerupuk di Cimahi yang tuna netra. Elwanggi berjualan kerupuk keliling Cimahi dan Bandung. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Elwanggi (24) penjual kerupuk gurilem tunanetra yang sudah dua tahun berjualan di Kota Cimahi.

Terlihat Elwanggi duduk di trotoar tepatnya Jalan Pesantren Kota Cimahi, yang tak jauh dari gedung Pemkot Cimahi menunggu pembeli datang.

Ia mengaku berjualan kerupuk gurilem berkeliling Kota Cimahi bahkan hingga ke Kota Bandung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.

"Saya berjualan kerupuk ini harganya lima ribu per bungkus," ujarnya.

Pemuda Tunanetra Penjual Kerupuk Gurilem di Kota Cimahi Ini Kerap Alami Hal Tak Terduga

Suka duka berjualan kerupuk sudah harus ia terima.

Karena ia mempunyai kurang penglihatan, dimanfaatkan oleh orang untuk dibohongi membeli dengan uang yang kurang namun meminta kembalian.

"Ketika dibohongi oleh pembeli, dia ngambilnya sesuai, uangnya yang berbeda, uangnya lima ribu, ngakunya uangnya lima puluh ribu," ujar Elwanggi.

Lika-liku Pemuda Tuna Netra Berjualan Kerupuk Cimahi-Bandung, Ini Caranya Melihat Uang

Dari kejadian itu, ia pun menyiasati uang pembeli kerupuk itu, sudah memisahkan uang ditas yang dibawanya.

"Jadi kalau uang dua ribu sampai 10 ribu itu disimpan disaku, tapi kalau 20 ribu sampai seratus ribu, saya simpan di tas selendang," ujarnya.

Elwanggi, penjual kerupuk di Cimahi yang tuna netra
Elwanggi, penjual kerupuk di Cimahi yang tuna netra (syarif pulloh anwari/tribun jabar)

Namun, ia harus meminta bantuan dan memastikan kepada pembeli uang tersebut.

"Dan almadulillah rata-rata ada yang jujur, tapi saya juga raba uangnya jika uangnya masih bagus," ujarnya.

Ia mengaku perharinya, berhasil menjual 50 sampai 60 bungkus.

"Saya yang ngambil sendiri kerupuknya ke Cililin pakai angkutan umum, perhari saya bawa sebanyak 80 bungkus," ujarnya.

Omid Nazari Akui Sebelumnya Sudah Tahu Persib Bandung, Juga Sadar Akan Adanya Tekanan yang Besar

VIDEO TEASER EKSKLUSIF-Antre Bikin Paspor di Bandung bisa Sampai Sebulan

VIDEO-VIRAL KELAKUAN ANEH BOCAH CIANJUR, Gigit Ular dan Kodok, Kucing Pun Ditarik Sampai Mati

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved