Warga Keluhkan Pedagang Pasar Sumber yang Berjualan di Badan Jalan Dewi Sartika
Sejumlah pengendara mengeluhkan keberadaan pedagang Pasar Sumber yang menggelar lapakan mulai dari trotoar hingga ke badan jalan
Penulis: Hakim Baihaqi | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Sejumlah pengendara mengeluhkan keberadaan pedagang Pasar Sumber yang menggelar lapakan mulai dari trotoar hingga ke bahu Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Pantauan Tribun Jabar, Rabu (14/8/2019), pedagang dari Pasar Sumber yang menggelar lapakannya di Jalan Dewi Sartika ini, menjual berbagai kebutuhan, mulai dari sembako, sayur mayur, daging, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.
Berada di sekitar persimpangan lampu merah Sumber, kerap kali menyebabkan kemacetan, terutama pada waktu pagi dan sore hari, sehingga kendaraan yang melintas hanya mampu melaju dengan kecepatan rendah.
• Pemkab Cirebon Ajak Investor Asing Untuk Investasi, Berikut Daya Tariknya
• Disperindag Kabupaten Cirebon Meminta Kepada Pelaku Usaha Untuk Manfaatkan Fasilitas PLB
Adanya aktivitas pedagang di jalan tersebut, menyebabkan banyak pembeli yang menggunakan kendaraan seringkali melawan arus, terutama pada waktu pemberlakukan satu arus, yakni pukul 06.00-09.00 WIB dan 15.00-18.00 WIB.
Seorang warga Kelurahan Perbutulan, Kecamatan Sumber, Baharudin (50), sebelum lokasi pasar, jarang mengalami antrean kendaraan, tetapi saat mendekati pasar, kendaraan pun kerap terhenti.
"Harusnya kan tidak ada hambatan, ini pedagang sampai ke tengah," kata Baharudin di Jalan Dewi Sartika, Rabu (14/8/2019).
Selain lapakan pedagang Pasar Sumber, keberadaannya pun menimbulkan adanya titik-titik parkir, karena lahan parkir di Pasar Sumber menjadi lapak para pedagang.
• Heboh Video Mesum Tiga Pria Lawan Satu Wanita, Sebut Nama Garut Beredar via WhatsApp
• Begini Nasib Pemeran Video Mesum 3 Pria 1 Wanita, Video Adegan Panasnya Gemparkan Warga Garut
Warga Keluraham Tukmudal, Sulaiman (46), mengatakan, seharusnya para pedagang berjualan di area pasar, bukan di jalan, karena menggangu para pengendara setiap harinya.
"Harus bersih, takutnya malah semakin banyak," katanya.
Berada tepat di depan salah industri makanan, sejumlah gerobak penjual makanan berada di bahun jalan, hal tersebut membuat pengendara terlihat menurunkan laju kecepatan.
Kepala Disperindag Kabupaten Cirebon, Deni Agustin, memang ada beberapa pedagang yang masih berjualan di trotoar bahu jalan di luar pasar.
Pihaknya pun sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkan. Sehingga semua bisa ditampung semua dan tidak mengganggu pejalan kaki dan lalulintas," pungkasnya.
"Seperti diketahui, bangunan Pasar Sumber hanya menampung 549 pedagang. Jumlah itu sesuai dengan data pedagang sebelum pasar tersebut terbakar. Namun, pasackebakaran tahun 2015, jumlah pedagang mencapai 1.309 orang," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-di-badan-jalan-dewi-sartika-depan-pasar-sumber-rabu-1482019.jpg)