Pemkab Bandung Barat Akui Buat Kesalahan di Seleksi CPNS 2018, Imbasnya Peserta Lulus Dibatalkan

Pemkab Bandung Barat akui buat kesalahan di seleksi CPNS 2018. Imbasnya ada peserta yang kelulusannya dibatalkan.

Pemkab Bandung Barat Akui Buat Kesalahan di Seleksi CPNS 2018, Imbasnya Peserta Lulus Dibatalkan
Tribunjabar/Hilman Kamaludin
Arsal Fatra Yoga Pratama (29) bersama istrinya saat menunjukan bukti kelulusan CPNS. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, PADALARANG - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakui ada kesalahan saat seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 hingga ada peserta yang kelulusannya harus dibatalkan padahal sudah dinyatakan lolos.

Atas hal itu seorang peserta CPNS, Arsal Fatra Yoga Pratama (29) menjadi korbannya.

Warga Jalan Purabaya, Padalarang Kabupaten Bandung Barat lulusan Unpad jurusan Peternakan ini kelulusannya dibatalkan dengan alasan ijazahnya tidak sesuai persyaratan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Ilyas, mengatakan, saat seleksi administrasi memang ada kesalahan dalam verifikasi data yang dilakukan panitia seleksi (Pansel).

"Iya, saat seleksi administrasi memang ada kesalahan saat verifikasi data yang dilakukan oleh tim kami (Pansel) dari Pemkab Bandung Barat dan tim yang lain," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (9/8/2019).

Meski ada kesalahan dalam verifikasi, pihaknya tidak memberikan solusi yang terbaik untuk peserta yang sudah dinyatakan lolos tersebut.

Sebab, kata dia, yang bersangkutan memang mencoba menggunakan ijazah S1 padahal dalam persyaratan harus D3.

"Hanya saja karena ada kesalahan sistem jadi yang bersangkutan lolos administrasi. Padahal dari awal kita sudah umumkan saat mendaftar harus sesuai kualifikasi yang dibutuhkan," katanya.

Atas hal tersebut, pihaknya hanya menyarankan terhadap yang bersangkutan agar kembali mendaftar CPNS pada tahun depan karena untuk seleksi tahun 2018 lalu kelulusannya sudah digugurkan oleh panitia seleksi.

"Karena kalau sampai NIP yang bersangkutan terproses untuk CPNS tahun 2018 tapi syaratnya tidak sesuai maka untuk tahun berikutnya tidak bisa daftar CPNS lagi, makanya kami informasikan dari awal, harus dibatalkan saat pemberkasan NIP," ucapnya.

Arsal mengatakan, dengan adanya kesalahan sistem ini, ia merasa dirugikan karena setelah dinyatakan lolos sudah keluar dari pekerjaannya yang dulu, sehingga saat ini tidak memiliki pekerjaan tetap.

"Padahal saya punya dua orang anak dan istri. Kalau kerugian ya tenaga materi, termasuk harus mengorbankan pekerjaan saya yang dulu di salah satu perusahaan swasta," katanya.

Bahkan kata dia, ketika orangtuanya mendengar kelulusannya dibatalkan, mereka langsung jatuh sakit karena tidak terima dengan keputusan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

"Jadi saya berharap hak saya (kelulusan) kalau bisa harus dikembalikan karena sudah banyak yang saya korbankan demi bisa lulus tes CPNS itu," ucapnya.

Lolos Seleksi, CPNS di KBB Ini Malah Diminta Mengundurkan Diri, Diganti Peserta yang Tidak Lolos

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved