Setelah Budi Budiman jadi Tersangka di KPK, Pemkot Tasikmalaya Gelar Rotasi dan Mutasi Pejabat

Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman melakukan rotasi dan mutasi di lingkungan pemerintahannya.

Setelah Budi Budiman jadi Tersangka di KPK, Pemkot Tasikmalaya Gelar Rotasi dan Mutasi Pejabat
tribunjabar/isep heri
Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman melantik 127 aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Tasikmalaya, Senin (5/8/2019), di Aula Bale Kota. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman melakukan rotasi dan mutasi di lingkungan pemerintahannya.

Berlokasi di Aula Bale Kota, Senin (5/8/2019), sebanyak 127 aparatur sipil negara (ASN) di Pemkot Tasikmalaya dilantik dan diambil sumpah jabatan baru.

Rotasi dan mutasi yang dilakukan melingkupi sejumlah jabatan di eselon IIIA, IIIB, IVA, dan IVB.

Adapun jumlah rotasi mutasi di masing-masing jabatan di antaranya, 7 pejabat eselon IIIA, 16 pejabat eselon IIIB, 56 pejabat IVA. dab 48 pejabat eselon IV B.

Sebagai informasi, rotasi mutasi jabatan di tubuh Pemkot Tasikmalaya ini pertama kalinya pasca-Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman ditetapkan tersangka suap oleh KPK.

Budi Budiman menjelaskan selain telah diagendakan, rotasi mutasi dilakukan untuk mengisi kekosongan di sejumlah jabatan yang di antaranya berlangsung selama 3 bulan.

"Tentu untuk mengisi kekosongan jabatan yang sudah lama, ada camat, ada lurah, ada sekdis, kepala sekolah ada 37 yang kosong, dan ada beberapa yang pensiun. Pastinya ada efek domino mau tidak mau akhirnya ada 127 semuanya," jelas Budi Budiman saat ditemui seusai pelantikan.

Mendagri Usulkan Pencoblosan Pemilu Dilakukan dengan E-Voting

Dari ratusan pejabat yang hari ini dilantik, lanjut Budi, kebanyakan merupakan pejabat dintingkat kelurahan.

"Kekosongan paling banyak pejabat di kelurahan, padahal kami banyak program-program di kelurahan ini harus kami persiapkan dengan baik," kata dia.

Diharapkannya dengan adanya rotasi mutasi di tubuh pemerintahan Kota Tasikmalaya ini bisa lebih mengoptimalisasi pelayanan terhadap masyarakat.

"Terutama optimalisasi pelayanan di pembangunan, 2019 khususnya ada program di kelurahan ini bisa cepat dilaksanakan," ujarnya.

Kumpulan Resep Masakan Daging Kurban Sederhana tanpa Ribet, dari Menu Oseng hingga Sup Lezat

Adapun kekosongan disejumlah jabatan hingga hampir 3 bulan, baru bisa dilantik hari ini karena sebelumnya belum disetujui Gubernur Jabar.

"Kami sebelumnya mengusulkan tapi kan harus mendapat izin dari Gubernur sebelumnya, ada prosedur yang ditempuh," tambah Budi Budiman.

Setelah rotasi mutasi jabatan ini, Budi Budiman mengatakan Pemkot Tasikmalaya akan melakukan open bidding untuk tiga posisi jabatan eselon II yang saat ini masih kosong.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved