Didi Kempot 'The Godfather of Broken Heart' Akan Terus Ciptakan Lagu Patah Hati

Didi Kempot yang dijuluki The Godfather of Broken Heart meyakini lagu bertema patah hati tak lekang oleh zaman.

Didi Kempot 'The Godfather of Broken Heart' Akan Terus Ciptakan Lagu Patah Hati
Instagram/@didikempot_official
Penyanyi campursari, Didi Kempot. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Didi Kempot meyakini lagu bertema patah hati tak lekang oleh zaman.

Menurut Didi Kempot yang dijuluki The Godfather of Broken Heart, lagu-lagu bertema patah hati menyentuh anak muda.

Awalnya, ia memang tak menyangka lagu-lagunya yang sebagian besar bertema patah hati, didengar dan disukai anak-anak muda masa kini.

"Lagu cinta tembang tradisional kayaknya, semacam ini yang mengena ke anak muda," ucap Didi Kempot di acara Rosi di Kompas TV, Kamis (1/8/2019). 

Menurut dia, hal itu berlaku bukan hanya untuk lagu melankolis berbahasa Jawa tapi juga bahasa daerah lainnya.

“Lagu tema melow, tema patah hati, kayaknya enggak cuma lagu Jawa saja. Sekarang penonton di rumah perasaannya jadi ambyar," ucapnya yang disusul sorak penonton.

Didi Kempot mengungkapkan keinginannya untuk terus membuat lagu-lagu bertema melankolis. Misalnya, macam lagu berjudul Cidro yang menyayat hati.

Lagu tersebut menceritakan tentang pengkhianatan cinta dan pengingkaran janji-janji yang diungkapkan seorang kekasih. Didi Kempot secara pribadi pernah mengalaminya.

“Artinya karena kita mau sama mau tapi keluarganya keknya enggaklah. Sekarang yang di rumah perasaannya jadi ambyar,” kata Didi Kempot.

Adapun sedikit cuplikan lirik lagu Cidro:

Gek opo salah awakku iki
Kowe nganti tego mblenjani janji
Opo mergo kahanan uripku iki
Mlarat bondo seje karo uripmu
Aku nelongso mergo kebacut tresno
Ora ngiro seikine cidro

(Apfia Tioconny Billy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Didi Kempot Tak Ingin Berhenti Bikin Lagu Patah Hati

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved