Universitas di Ciamis Ini Menjadi Satu-satunya Universitas di Dunia yang Mengajarkan Mata Kuliah Ini

Dengan bobot mata kuliah 2 SKS tersebut, Unigal menjadi satu-satunya universitas di dunia yang punya mata kuliah

Universitas di Ciamis Ini Menjadi Satu-satunya Universitas di Dunia yang Mengajarkan Mata Kuliah Ini
Tribunjabar/Andri M Dani
Sedikitnya 1.321 mahasiswa Unigal akan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN), Selasa (23/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Mulai tahun ajaran 2019/2020 Universitas Galuh (Unigal) akan mengajarkan mata kuliah Kegaluhan bagi mahasiswa untuk semua jurusan di semua fakultas.

Dengan bobot mata kuliah 2 SKS tersebut, Unigal menjadi satu-satunya universitas di dunia yang punya mata kuliah “Kegaluhan”.

“Penanggungjawab mata kuliah kegaluhan ini langsung oleh rektor,” ujar Rektor Unigal Ciamis, Dr H Yat Rospia Brata kepada Tribun seusai pelepasan 1.321 mahasiswa KKN periode ke-2 tahun kuliah 2018/2019 di halaman Pendopo Ciamis, Selasa (23/7/2019).

Secara simbolis ribuan mahasiswa KKN Unigal yang akan ditempatkan di 46 desa di 6 kecamatan tersebut dilepas oleh Wabup Ciamis, Yana D Putera.

Mata kuliah kegaluhan dengan bobot 2 SKS tersebut, menurut Yat, akan diberikan kepada seluruh mahasiswa untuk semua jurusan di semua fakultas pada semester awal sebagai mata kuliah dasar umum.

Materi kuliah kegaluhan ini tidak menyangkut sejarah Kerajaan Galuh dengan segala peristiwa dan waktu kejadiannya serta berbagai peninggalan sejarahnya.

“Sejarah itu sering mengundang kontroversi dan banyak versi. Maka mata kuliah kegaluhan tersebut tidak menyinggung materi sejarah. Melainkan lebih pada nilai filosofi kegaluhan, tata norma masyarakat hingga  tata pola pemerintahan zaman Kerajaan Galuh,” katanya.

Ini 8 Kabupaten/Kota di Jabar yang akan Menggelar Pilkada Serentak Tahun 2020

Menurut Yat, nilai filosofi kegaluhan sangat dalam dan dapat menjadi bagian dalam kehidupan bermasyarakat. Karena yang perlu diingat itu tidak hanya sekadar peninggalan sejarah tetapi yang penting adalah filosopi kegaluhan.

Kerajaan Galuh Purba abad ke-7, hingga Kerajaan Galuh abad ke-13 maupun Kerajaan Galuh era Islam menurut Yat diatur oleh tiga kekuasaan yang dikenal Tridatu, yakni adanya peran legislatif, yudikatif serta eksekutif. Pola pemerintahan tersebut secara global dikenal dengan Trias Politica.

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved